Doni Salmanan Segera Disidangkan, Sang Istri Beri Pesan Romantis

Doni Salmanan segera disidangkan di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Sang istri, Dinan Fajrina pun menuliskan pesan romantis.

Doni Salmanan Segera Disidangkan, Sang Istri Beri Pesan Romantis
Dinan Fajrina menulis pesan romantis untuk Doni Salmanan yang segera disidangkan. (Instagram.com/dinannurfajrina)

INILAHKORAN, Bandung - Tersangka kasus penipuan investasi binary option aplikasi Quotex, Doni Salmanan segera disidangkan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bale Bandung sudah meyiapkan enam orang jaksa untuk menjadi jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara tersebut.

Istri Doni Salmanan, Dinan Fajrina mengunggah potret mesra keduanya kala itu.

Baca Juga: Ini yang Bikin Robert Alberts Kagum atas Rekrutan Anyar Persib Daisuke Sato

Dinan Fajrina menuliskan pesan romantis untuk sang suami yang kini masih mendekam di jeruji besi.

Melalui Instagram Storynya, Dinan Fajrina mengungkapkan kerinduannya kepada Doni Salmanan.

"I miss you like literally everyday, but god knows, we're tough enough,(Aku merindukanmu seperti setiap hari, tapi Tuhan tahu, kita cukup tangguh)," tulis Dinan.

"Suamiku, doaku selalu mengiringi di setiap helaan nafasmu. i love you so so so much," sambungnya.

Baca Juga: Heboh Isu Gugat Cerai Sule, Nathalie Holscher Beri Tanggapan

Sementara itu, dalam kasus Doni Salmanan, penyidik menyerahkan sejumlah barang bukti yang disimpan sementara di Kantor Kejari Bale Bandung.

Diketahui ada lebih dari 100 item barang bukti yang berkaitan dengan perkara Quotex tersebut. Nilainya sekitar Rp64 miliar.

“Barang bukti sebagian sudah disimpan di Kejari Bale Bandung dan sebagian dalam proses penyerahan termasuk mobil mewah ke Kejari Bale Bandung,” katanya.

Baca Juga: Bantah Tuduhan Bullying, 20 Teman Kelas dan Guru SMA Klaim Nam Joo Hyuk Siswa Teladan

Tersangka menurutnya melanggar Pasal 45a ayat (1) jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE sebagaimana diubah dan Pasal 3 UURI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang atau Pasal 4 UURI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.***


Editor : inilahkoran