Gedung Telkom DIteror Kelompok Bersenjata, TNI Turun Langsung

Gedung Telkom dikuasai sekelompok orang bersenjata. Mereka melakukan penyanderaan terhadap sejumlah tokoh penting.

Gedung Telkom DIteror Kelompok Bersenjata, TNI Turun Langsung
Kodam III/Siliwangi melakukan Latihan Pemantapan Yonif Raider 300 /BJW TA. 2021 dipimpin langsung oleh Danyonif Raider Letkol Inf Jani Setiadi, di Gedung Telkom, Bandung, Minggu (19/12).

 

INILAHKORAN, Bandung - Gedung Telkom, yang berada di Jalan Japati, Kota Bandung, dikuasai sekelompok orang bersenjata. Mereka melakukan penyanderaan terhadap sejumlah orang, pada Minggu 19 Desember 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah tokoh penting di dalam Gedung Telkom, menjadi sandera oleh kelompok bersenjata tersebut. Karena dianggap membahayakan, TNI pun diturunkan, untuk penanganan pembebasan sandera ini.

Kodam III/Siliwangi memilih menjalankan misi operasi Militer untuk membebaskan sandera di Gedung Telkom tersebut. Bernama kan operasi Raid, Kodam III Siliwangi menurunkan pasukan elite dari Batalyon Infanteri Raider (Yonif R) 300/Brajawijaya.

Baca Juga: Biodata Hillary Brigitta, Anggota DPR RI yang Surati Dudung untuk Minta Ajudan TNI, Masih Single?

Pasukan tersebut, masuk ke gedung melalui udara dan darat. Sempat terjadi baku tembak. Tak butuh waktu lama, para pelaku pun berhasil dilumpuhkan. Para sandera juga berhasil diselamatkan dalam kondisi tak terluka.

Begitulah skenario latihan teror yang di gelar oleh Kodam III Siliwangi. Menurut Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto kegiatan tersebut merupakan simulasi adanya aksi teror di tengah perkotaan.

"Ini adalah latihan, bukan sebenarnya, dan perlu diketahui Jawa Barat khususnya di Kota Bandung situasi hingga sampai saat ini Alhamdulillah aman dan kondusif tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kapendam.

Baca Juga: Jokowi Apresiasi Vaksinasi Kolaborasi Kebangsaan Kodam III Siliwangi dan Kadin Kota Bogor

Latihan kali ini sengaja digelar di area perkantoran, guna memastikan pasukan dapat bertempur tidak hanya di hutan. Mereka juga harus mampu bertempur di dalam perkotaan.

"Ini kegiatan latihan pemantapan Yonif Raider 300 /BJW TA. 2021, dilakukan oleh Tim 8/Pedang 8 Yonif R 300/BJW dengan jumlah kekuatan satu peleton dipimpin langsung oleh Danyonif Raider Letkol Inf Jani Setiadi," jelasnya. *** (Cesar Yusidtira)


Editor : inilahkoran