Ingin Perbaiki Nasib, 65 Ribu Nakes dan Non-Nakes Honorer di Fesyankes Jabar Minta Jadi P3K

Forum Komunikasi Honorer Fasyankes (FKHF) Jawa Barat meminta 65.000 tenaga kesehatan (Nakes) dan non-Nakes pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Jabar diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Ingin Perbaiki Nasib, 65 Ribu Nakes dan Non-Nakes Honorer di Fesyankes Jabar Minta Jadi P3K
Wakil Ketua FKHF Jabar, Saeful Anwar

INILAHKORAN, Bandung - Forum Komunikasi Honorer Fasyankes (FKHF) Jawa Barat meminta 65.000 tenaga kesehatan (Nakes) dan non-Nakes pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Jabar diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Hal ini mengemuka saat Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerima kunjungan tenaga honorer guru dan kesehatan di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 9 Agustus 2022.

Wakil Ketua FKHF Jabar, Saeful Anwar mengungkapkan pihaknya merasa terancam. Di mana, saat ini rata-rata nakes maupun non-nakes yang bekerja di seluruh fasilitas kesehatan dan RSUD Jabar 70-75 persen non ASN dan P3K.

Baca Juga : Pilgub Jabar 2024, Uu Ruzhanul Ulum Siap Dikawinkan dengan Desy Ratnasari

"Kami pun ingin memperbaiki nasib, tidak hanya sekadar non ASN atau sekadar honorer," ujar Saeful.

Dia mengatakan, regulasi terkait P3K memang sudah tertuang dalam undang-undang no 5 tahun 2014. Hanya saja, dia mengungkapkan, pihaknya berharap ada pengecualian terhadap tahap perekrutan P3K untuk nakes dan non nakes, khususnya yang telah lama mengabdi pada fasyankes.

Di mana berdasarkan data pihaknya, saat ini ada nakes yang telah berusia 54 tahun dan mengabdi selama 28 tahun namun masih berstatus honorer.

Baca Juga : Kunjungi Keluarga Pelajar Hanyut di Sungai Bangek Padang, Ridwan Kamil Doakan Ikhsan Masuk Surga

"Kami sudah cinta sama fasyankes kami, jadi pemerintah tolong bedakan cara perekrutan kami dengan teman teman yang dari umum. Kalaupun tes dengan penilaian yang lebih rendah mungkin. Tapi kalau tidak bisa tes dilihat dari masa kerja kami," katanya.

Halaman :


Editor : asayuti