• Kamis, 23 September 2021

Sumiati, Kali Perawan, dan Bendung Karet

- Selasa, 10 Maret 2020 | 11:40 WIB

BBWS Citarum sukses memasang bendung karet di Kali Perawan. Jadi role model untuk penyelamatan sungai.

Alkisah, tersebutlah Sumiati. Waktu itu –tak ada yang tahu persis kapan kejadiannya—dia tenggelam di tengah-tengah sungai. Kala itu, Sumiati hendak pergi sekolah menggunakan getek menyeberang sungai. Tiba-tiba, getek yang dia tumpangi terbalik. Nasib Sumiati tak pernah jelas sejak saat itu.

Sumiati adalah awal kenapa sungai itu diberi nama Sungai Perawan. Setidaknya begitu legendanya. Karena Sumiati masih gadis, masih perawan. Sumiati tak pernah ditemukan lagi meski banyak orang desa sekitar berusaha mencarinya.

Perkembangan zaman membuat sungai di kawasan Kecamatan Kandanghaur dan Bongas, Kabupaten Indramayu itu, tak hanya menelan Sumiati. Kadang kala, ketika musim hujan datang, kala musim pasang muncul, air sungai juga melebur hingga ke wilayah darat. Banjir.

Padahal, kawasan sekitarnya adalah lokasi permukiman dan lahan pertanian di pantai utara Kabupaten Indramayu itu. Airnya yang mengalir dari pucuk Citarum, begitu sampai di sana, juga menjadi payau dan tak layak dikonsumsi, bahkan sekadar mengairi lahan persawahan pun.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2018 menyelesaikan pembangunan Bendung Karet Kali Perawan di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur itu.  

Kehadiran bendung karet akan mengurangi risiko banjir di tiga desa seluas 380 hektare, yakni Desa Kertawinangun, Desa Ilir dan Desa Soge.

Selain mengatasi banjir dan intrusi air laut, pembangunan Bendung Karet yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Ditjen Sumber Daya Air juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan air atau long storage.  

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan pembangunan bendung karet seperti ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif dan efisien untuk pengelolaan air tawar.  

Halaman:

Editor: Zulfirman

Terkini

Pengwil Jabar INI Kupas Tuntas Quo Vadis Jabatan Notaris

Senin, 20 September 2021 | 19:14 WIB
X