PSBB Jabar Berlanjut Secara Proporsional, Seperti Apa?

- Senin, 18 Mei 2020 | 19:30 WIB
Ilustrasi/Syamsuddin Nasoetion
Ilustrasi/Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat akan dilanjutkan secara proporsional. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan level kewaspadaan penyebaran Covid-19 di tingkat kota kabupaten hingga kelurahan atau desa.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, dengan PSBB berbasis proporsional ini maka tidak akan lagi secara maksimal dilakukan di 27 kabupaten kota.

"PSBB Provinsi Jabar dilanjutkan, tapi berbasis proposional, tidak lagi maksimal di seluruh 27 kabupaten kota, akan jadi PSBB provinsi dengan propopsional, di mana kepada yang zonanya masih zona merah itu akan dilanjutkan," ujar Ridwan Kamil, Senin (18/5/2020).

Ridwan Kamil menambahkan, setelah  PSBB Provinsi Jabar yang terhitung sejak 6 hingga 19 Mei 2020 usai, pihaknya akan mengumumkannl tingkat kewaspadaan penyebaran Covid-19 di level kabupaten dan kota  serta di sekitar 5.300 desa di Jabar. Setiap desa atau kelurahan akan diberi status penyebaran Covid-19, dibagi dalam lima level.

Level 5 adalah kategori terburuk, warnanya hitam. Kemudian Level 4 adalah warna merah, yaitu daerah yang melakukan PSBB, seperti Jabar saat ini. Nanti setelah evaluasi, bisa turun ke Level 3, yaitu pembatasan tidak 30 persen lagi seperti PSBB, tapi boleh naik 60 persen.

Kemudian kalau evaluasinya bagus, akan masuk ke Level 2, warna biru, yaitu bisa ke 100 persen aktivitas, tapi berkegiatan menggunakan masker dan jaga jarak. Dan terakhir zona hijau, tapi belum memungkinkan karena zona hijau baru ada kalau virusnya nol. Pihaknya belum bisa mengenolkan virus sebelum vaksin tersedia

"Nanti dibagi berdasarkan kajian, mana yang daerah kota kabupaten dan level desa kelurahan ini yang kewaspadaannya Level 5 paling buruk, darurat kritis, ini warna hitam. kemudian yang sekarang Level 4 merah, berat dan hanya 30 persen boleh berkegiatan. Kemudian di Level 3 kuning cukup berat di mana PSBB-nya ini prosporsional, kegiatan boleh 60 persen. Mana yang masuk Level 2 warna biru, di mana kegiatan 100 persen tapi jangan ada kerumunan dulu. Mana yang masuk Level 1 warna hijau, kembali 100 persen aman kerkegiatan dengan protab kesehatan," jelas dia. 

Berdasarkan level kewaspadaan, katanya, belum ada kabupaten dan kota di Jabar yang masuk Level 1 atau zona warna hijau. Status yang ada adalah 4 kabupaten dan kota memiliki Level 2 atau zona warna biru, 14 kabupaten dan kota dengan Level 4 atau zona warna merah, dan 9 daerah lainnya di Level 3 atau warna kuning.

Penyebaran Covid Masih Harus Diwaspadai

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Ervin Yanuardi: Melayani Bukan Dilayani

Sabtu, 14 Mei 2022 | 23:00 WIB
X