• Jumat, 21 Januari 2022

Jabar Masih Buka Investor Teknologi Pengolahan Sampah di TPPAS Legok Nangka

- Selasa, 18 Mei 2021 | 17:50 WIB
Foto: jabarprov.go.id
Foto: jabarprov.go.id

INILAH, Bandung - Sejumlah investor dari berbagai negara tertarik untuk menggarap teknologi pengolahan sampah di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPAS) Legok Nangka. Mayoritas berasal dari Hongkong, C hina, Korea, dan Jepang. 

Kepala Dinas Lingkungan Jabar Prima Mayaningtias mengatakan, seluruhnya ada 124 bidder yang tertarik menggarap teknologi pengolahan sampah di TPPAS Legok Nangka. Selain empat negara tersebut, ada pula yang berasal dari Amerika, Israel, Eropa, Australia.

Para calon investor tersebut telah secara langsung meninjau lokasi pekan lalu dipimpin Kepala Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR) Edi Bachtiar.
 
“Yang paling banyak itu dari Hongkong, Cina, Korea, dan Jepang. Kemungkinan akan bertambah lagi biddernya karena kami masih membuka peluang penawaran hingga akhir Mei ini,” ujar Prima.

Prima melanjutkan, untuk memasuki kualifikasi hanya membutuhkan empat calon investor sesuai  peraturan dari Kementerian Keuangan. Karena itu,  pihaknya akan melakukan seleksi lanjutan setelah bulan Mei 2021 ini.  

Lebih lanjut, terkait dengan TPS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat, Prima mengatakan, dengan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pihaknya akan meningkatkan IPAL di Sarimukti. Diharapkan dapat selesai dalam waktu enam bulan kedepan sehingga TPS Sarimukti bisa digunakan hingga 2023 atau ketika pengolahan sampah regional Bandung Raya dialihkan ke Legok Nangka.

”Makanya kita perhitungkan waktunya. Pas Sarimukti habis Legok Nanga sudah beroperasi,”ucap dia.

Sementara itu, Panitia Lelang TPPAS Legok Nangka Helmi mengatakan ke-124 imvestor tersebut merupakan masih calon peserta. Dari calon itu mereka harus membentuk konsorsium.

“Bisa aja mereka bergabung dengan yang lain juga yang satu leader-nya ada satu lagi fisiknya. Bisa jadi sedikit tapi kalau kita perkirakan mungkin setengahnya ada dari 124 atau ada 50 kemungkinan ikut ke tahap berikutnya,”ucap dia.

Terpisah, Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat Abdy Yuhana mengatakan Pemprov Jabar dan DPRD sama-sama mempunyai keinginan yang kuat untuk segera merampungkan TPPAS Legok Nangka, karena pada saat ini problematika sampah di Jawa Barat khusunya Bandung Raya sangat memprihatinkan.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Kasus DBD di Jabar Tahun 2021 Mengalami Penurunan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:45 WIB

KPP Gelar Baksos Peduli Lansia

Senin, 17 Januari 2022 | 10:47 WIB

KPP Jabar Lantik Pengurus KPP Sumedang

Senin, 17 Januari 2022 | 10:34 WIB
X