• Senin, 27 September 2021

Jabar Tetap Komitmen Layani ODHA saat Pandemi

- Jumat, 23 Juli 2021 | 10:45 WIB
foto: Humas Pemprov Jabar
foto: Humas Pemprov Jabar

INILAH, Bandung-Pemda Provinsi Jabar tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan kepada ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) meski saat ini COVID-19 masih menjadi pandemi bahkan cenderung meningkat.  

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, beberapa sektor terpaksa harus ditunda demi penanganan pandemi COVID-19. 
Namun komitmen Pemda Prov Jabar pada program penanggulangan HIV/AIDS tetap dilakukan. Pandemi COVID-19 telah mendisrupsi banyak hal, di mana berbagai kegiatan banyak dikurangi bahkan diberhentikan.  

“Tapi ada hal-hal yang sifatnya fundamental terus kita pertahankan. Salah satunya adalah strategi terkait HIV/AIDS selama masa pandemi ini," ujar Ridwan Kamil saat menjadi pembicara Webinar Kompas Talk 'Strategi Daerah Menanggapi AIDS Selama Pandemi COVID-19' di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/7/2021).

Hingga 2020 kumulatif kasus HIV di Jabar 49.474 kasus, sedangkan AIDS sebanyak 11.686 kasus. Sementara Januari- Juni 2021, capaian tes HIV mencapai 47.645 tes, sebanyak 1.253 di antaranya positif. 

Dari jumlah HIV positif, sebanyak 57 persen merupakan kelompok lelaki seks lelaki (LSL), 9 persen pasangan, 8 persen kelompok pekerja seks, 5 persen pelanggan pekerja seks, 3 persen penggun narkoba suntik, 2 persen waria, dan 16 persen lain- lain.  

"Seiring waktu akumulasi HIV sekitar 49.479. Kemudian yang AIDS kurang lebih sekitar 11.686," sebut Ridwan Kamil 

Pemda Prov Jabar hingga kini terus memberikan layanan HIV/AIDS. Berdasarkan data Sistem Informasi HIV/AIDS dan IMS (SIHA) hingga Juni 2021, ada sembilan layanan MMT (methadone maintenance therapy_), kemudian ada 179 IMS, 1.037 VCT, 1.067 PITC, ARV sebesar 100, layanan PMTCT 7 persen. 

Namun pada masa pandemi, Pemda Prov Jabar menyesuaikan layanan kepada ODHA dengan protokol kesehatan COVID-19. Salah satunya membatasi jumlah kunjungan pasien ke layanan kesehatan untuk mengurangi penularan COVID-19. 

Kemudian tetap aktif tes HIV, kegiatan mobile (pelayanan di luar puskesmas), serta tes  dengan pembatasan jumlah orang. Terakhir, akses layanan obat ARV tetap berjalan dengan pembatasan jumlah orang berkunjung.  

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Pengetesan Covid-19 di Jabar capai 27 ribu per hari

Senin, 27 September 2021 | 13:59 WIB

Tidak Ada Klaster PTM Terbatas, Ini Kata Disdik Jabar

Sabtu, 25 September 2021 | 18:35 WIB

Gebyar Vaksinasi bagi Penyandang Disabilitas di Jabar

Sabtu, 25 September 2021 | 15:40 WIB

DPRD Jabar Harap Pemerintah Pusat Segera Buka Keran DOB

Sabtu, 25 September 2021 | 10:58 WIB

Ridwan Kamil Ingin Kereta Api sampai ke Selatan Jabar

Jumat, 24 September 2021 | 15:22 WIB

Pak Uu Ajak Warga Jabar Gunakan Kereta Api

Jumat, 24 September 2021 | 11:46 WIB

Transportasi Umum Jabar Harus Aman, Nyaman, Selamat

Jumat, 24 September 2021 | 08:43 WIB

Uu Ruzhanul Lepas Tim Penyemprotan Eco Enzyme ke Udara

Jumat, 24 September 2021 | 08:38 WIB

Mantap, 548 Desa di Jabar Sudah Terjangkau vaksinasi

Kamis, 23 September 2021 | 19:45 WIB
X