• Kamis, 16 September 2021

DPRD Jabar Minta Pemprov Tuntaskan Vaksinasi di Ponpes

- Senin, 26 Juli 2021 | 17:50 WIB
net
net

INILAH, Bandung - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Muhamad Sidkon Djampi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov), segera menuntaskan vaksinasi di pondok pesantren.

Dia mengatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Agama dan Kementerian Politik, Hukum dan HAM (Kemenpolhukam). Hal tersebut kata dia, turut mendapat dukungan dari Gubernur Ridwan Kamil dan Polda Jabar.

"Permohonan vaksinasi yang menyasar pada pondok-pondok pesantren ini saya juga sampaikan kepada pemerintah pusat melalui Menteri Agama dan Menteri Polhukam tadi dalam sesi webinar dan diapresiasi oleh Gubernur, Polda Jabar,” ujar Sidkon belum lama ini.

Ini dilakukan kata Sidkon, lantaran hingga saat ini presentase vaksinasi di pondok pesantren belum signifikan. Padahal jumlah pesantren di Jawa Barat berjumlah sekitar 12 ribu. Dia berharap, ini dapat menjadi pertimbangan Pemprov guna mencegah klaster baru yang timbul di pesantren, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

"Saya sudah berulang-ulang ingatkan sejak awal pandemi, bahkan sejak pembahasan Raperda di pada tahun 2020 meminta agar pemerintah pusat dan daerah memerhatikan klaster pesantren. Progres vaksinasi sampai saat ini di pondok pesantren belum terlalu banyak, apalagi kalau dibilang persentase dari jumlah sekitar 12.000 pondok pesantren di Jawa Barat,” jelasnya.

Selain itu, Sidkon juga mengapresiasi pihak-pihak yang sudah melakukan vaksinasi di pondok pesantren. Seperti yang dilakukan oleh Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar. Langkah tersebut diharapkannya dapat memicu tindakan selanjutnya, dalam upaya penanganan penyebaran pandemi Covid-19 di Jawa Barat.

"Tadi pagi saya mendapatkan kabar dari Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar sudah memulai vaksinasi di pondok pesantren. Saya kira belum lama, tapi setidaknya ini sudah memulai gerakan vaksinasi di pondok-pondok pesantren diantaranya di Garut, Sumedang, dan beberapa waktu yang akan datang di Cirebon serta daerah lainnya. Ini akan menjadi komiten bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Forkompinda yang ada terutama yang memiliki semacam definisi kesehatan dalam hal ini TNI dan Polri kami sangat mengapresiasi kepada Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar yang sudah menginisiasi vaksinasi ke pondok-pondok pesantren,” ucapnya.

Dia menambahkan, dengan adanya Perda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Jawa Barat dapat memicu Pemprov, dalam memberikan perhatian kepada pondok pesantren. Khususnya dalam pemberian vaksin, kepada pengelola pesantren dan santri di 2021 ini.

“Kalau saya berharap tuntas di tahun 2021, vaksinasi di pondok-pondok pesantren terutama di pesantren-pesantren salaf atau tradisonal di Jawa Barat. Saya memiliki keyakinan dan harapan setelah vaksinasi ini selesai kita akan bercengkrama dengan Covid-19, seperti kita bercengkrama dengan virus flu biasa,” tutupnya. (Yuliantono)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

SKD CPNS Pemprov Jabar Resmi Dibuka, Simak Jadwalnya

Selasa, 14 September 2021 | 21:35 WIB

Pembudidaya Ikan Milenial Mulai Budi Daya Udang Vaname

Selasa, 14 September 2021 | 09:38 WIB

Komandan Kontingen Motivasi Atlet PON XX Jabar

Selasa, 14 September 2021 | 09:18 WIB

DPRD Jabar Harap Pandemi Segera Berakhir, Ini Langkahnya

Senin, 13 September 2021 | 20:26 WIB
X