• Kamis, 16 September 2021

Tingkat Pemakaian Vaksin Jabar 80 Persen

- Jumat, 30 Juli 2021 | 09:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Bandung-Jawa Barat telah mencapai tingkat pemakaian vaksin 80 persen dari sejumlah vaksin yang dikirim  pemerintah pusat dalam beberapa gelombang. Sehingga Jabar tidak terlalu banyak menyisakan stok vaksin di gudang penyimpanan. 

Menurut  Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, pengiriman (dropping) terakhir dari pemerintah pusat  ke Jabar adalah sembilan juta dosis dan telah didistribusikan dan disuntikkan 80 persen.  

"Vaksin ini kan didistribusikan dari pemerintah pusat, jadi kalau kita melihat dropping terakhir sembilan juta dosis dengan capaiannya (tingkat pemakaian) 80 persenan," ujarnya saat meninjau vaksinasi massal bagi pelaku pariwisata di Grand Ballroom Lantai 2 Hotel Crowne Plaza, Kota  Bandung, Kamis (29/7/2021). 

Tingkat pemakaian tinggi ini berkat berbagai upaya dari semua stakeholders untuk mempercepat vaksinasi agar cakupan vaksinasi Jabar mencapai angka yang diharapkan yakni 70 persen dari total populasi. Jumlah penduduk Jabar hampir 50 juta jiwa sehingga target cakupan vaksinasi 37 juta orang. 

"Kami mengejar bahwa Jawa Barat ini inginnya selesai di akhir tahun ini, itupun tergantung ketersediaan vaksin. Kami sudah breakdown seluruh kabupaten/kota ini (target) harus berapa per harinya untuk diberikan vaksinasi," kata Setiawan. 

Pemda Prov Jabar bersama pemkab/pemkot telah mengerahkan pusat -pusat kesehatan layanan primer seperti puskesmas dan rumah sakit agar difungsikan dalam vaksinasi.

Setiawan mengapresiasi upaya semua stakeholders dalam menggelar vaksinasi massal di berbagaia daerah. Seperti yang konsisten berjalan TNI/Polri lewat Serbuan Vaksin yang bisa 160.000 per hari, termasuk yang dilakukan Hotel Crowne Plaza, Kota Bandung, kepada para pelaku usaha pariwisata. 

"Seperti ini dari pariwisata untuk mempercepat herd immunity, karena target Jabar 37 juta orang yang harus diberikan vaksinasi, sangat banyak," katanya. 

Menurutnya, upaya kolaboratif menjadi sangat penting karena bila mengandalkan pemerintah saja maka target kekebalan kelompok akan sulit tercapai. Dengan vaksinasi imunitas kelompok makin baik yang otomatis ekonomi pun bergerak secara bertahap. Pariwisata sejak dulu jadi andalan Jawa Barat mendatangkan pendapatan asli daerah. 

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

SKD CPNS Pemprov Jabar Resmi Dibuka, Simak Jadwalnya

Selasa, 14 September 2021 | 21:35 WIB

Pembudidaya Ikan Milenial Mulai Budi Daya Udang Vaname

Selasa, 14 September 2021 | 09:38 WIB

Komandan Kontingen Motivasi Atlet PON XX Jabar

Selasa, 14 September 2021 | 09:18 WIB

DPRD Jabar Harap Pandemi Segera Berakhir, Ini Langkahnya

Senin, 13 September 2021 | 20:26 WIB
X