• Kamis, 21 Oktober 2021

127 Desa Wisata Jabar Siap Unjuk Gigi di ADWI 2021

- Jumat, 30 Juli 2021 | 12:15 WIB

INILAH, Bandung-Sebanyak 127 desa wisata di Jawa Barat tengah bersiap ambil bagian dalam berbagai kategori di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Saat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat mulai fokus melakukan pendampingan persiapan teknis kepada pengelola sejumlah desa wisata tersebut. 

Diketahui, Jawa Barat sendiri menjadi salah satu provinsi penyumbang peserta terbanyak dalam event yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) sejak pendaftaran ditutup pada 16 Juli lalu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi taufik mengatakan di masa Pandemi Covid-19 ini pihaknya berkomitmen untuk memberikan pendampingan.  Hal ini tidak terlepas dari analisa pasar terbesar kunjungan wisata lokal berada di Jawa Barat dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

 “Kami terus mendorong Desa wisata dengan keunikan serta keaslian atraksi wisata alam, budaya, kuliner dan produk ekonomi kreatifnya terus ditingkatkan dari sisi kualitasnya,” ujar Dedi. 

Terdapat banyak hal pendampingan yang dilakukan Disparbud Jabar bersama dinas pariwisata di tingkat kabupaten dalam rangka ADWI 2021 ini. Di antaranya pemanfaatan digital marketing atau promosi melalui media sosial.

Atau dalam hal yang berkaitan dengan penilaan ADWI, yakni pembuatan foto atau video untuk video profil desa wisata, pengelolaan homestay, toilet, standar CHSE, penguatan produk lokal, pengemasan produk dan brandingnya. 

Pihaknya optimistis Jabar bisa meraih juara dari berbagai kategori dan kelas (rintisan, berkembang dan majut). Anugerah Desa Wisata ini juga sebagai ajang untuk mempromosikan desanya dan memperkuat jejaring desa wisata baik di Jawa Barat dan di tingkat Nasional. Desa yang ikut ADWI juga ada yang berbasis budaya.

“Kami dari dinas akan membantu membantu persiapannya. Dari beberapa kategori, kita lakukan bimtek teknis para peserta dengan menggandeng akademisi,” dia melanjutkan.

Contohnya, untuk kategori homestay, toilet dan CHSE, akademisi yang mendampingi dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) akan menjelaskan standar kebersihan dan indikator lain dalam penilauan ADWI 2021

Kemudian, kategori kuliner akan melibatkan komite Ekraf Jabar untuk mendampingi bagaimana pemgemasan, kesehatan, packaging, branding. Bimtek ini pun termasuk dalam pola penyusunan proposal, mengemas foto dan video.

Dari ratusan desa wisata yang menjadi peserta, di antaranya Desa Batulayang dan Desa Tugu Selatan, di Cisarua Bogor, kemudian Desa Cibuntu di Kabupaten Kuningan dan Desa Saung Ciburial di Garut.

“Persiapan akan dilakukan dengan maksimal, agar optimisme tetap terjaga sampai nanti pengunguman pemenang pada Desember 2021,” pungkasnya.

Hal ini diapresiasi Menteri Parekraf Sandiaga Uno saat membuka Workshop dan Bimbingan Teknis Online kepada peserta dari wilayah IV Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

Sandiaga Uno berharap dalam ajang ini bisa muncul desa wisata berkelas dunia dari Jawa Barat. Pemerintah daerah diminta untuk terus menggali potensi destinasi yang bisa berdampak pada ekonomi. (Riantonurdiansyah) 

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Foto: West Java Invesment Summit 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:03 WIB

Lahirkan BJB Sekuritas, Ini Harapan DPRD Jabar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:30 WIB

Pak Uu Tinjau PTM di Majalengka

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:45 WIB

Jawa Barat Punya Progra SELAMAT, Apa Itu?

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Ingat Protokol Kesehatan Meskipun Macet Dimana-mana

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:45 WIB
X