• Minggu, 24 Oktober 2021

Pengetesan Covid-19 di Jabar capai 27 ribu per hari

- Senin, 27 September 2021 | 13:59 WIB
Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja (Humas pemprov Jabar)
Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja (Humas pemprov Jabar)

INILAHKORAN, Bandung-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja menyatakan bahwa berdasarkan data Dinas Kesehatan dan New All Record (NAR) Kemenkes pada periode 13-19 September 2021, rata-rata pengetesan COVID-19 di Jabar mencapai 27.506 tes per hari.

"Jumlah itu tiga kali lipat dari target pengetesan 8.123 tes per hari. Untuk 'positivity rate'-nya juga baik di bawah 5 persen, yakni 1,48 persen. Tingkat kepatuhan yang menggunakan masker 91,09 persen dan menjaga jarak 89,54 persen," katanya dalam siaran pers yang diterima di Bandung, seperti dikutip antara Senin (27/9/2021).

Ia mengatakan meski penanganan pandemi COVID-19 relatif terus membaik, Pemprov Jabar bersama pemerintah kabupaten/kota di Jabar terus berupaya meningkatkan tracing, testing, dan vaksinasi COVID-19.

Baca Juga: Antusias Jalani Vaksin Covid-19, Warga Badui: Kami Berharap Hidup Selalu Sehat

Disebutkan juga bahwa tingkat keterisian rumah sakit COVID-19 atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jabar terus menurun. Berdasarkan data Dinkes Jabar per 23 September 2021, BOR COVID-19 di Jabar sebesar 6,28 persen.

Selain itu, kata dia, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jabar terus meningkat. Per 22 September 2021, tingkat kesembuhan di Jabar mencapai 97,37 persen. Sedangkan kasus aktif di Jabar sebanyak 3.843 orang.

“Terkait vaksinasi, total distribusi vaksin yang telah diterima oleh Provinsi Jawa Barat, termasuk kabupaten/kota, adalah 24.540.422 dosis. Dan saat ini sudah kami berhasil penyuntikan di angka 21.658.726 dosis atau kurang lebih 83,31 persen dari total yang telah didistribusikan,” katanya.

Baca Juga: Innalillahi...Perempuan Banyuresmi Ini Meninggal karena Covid-19


Seluruh pemaparan tersebut, kata Setiawan Wangsaatmaja ​​​​​​, disampaikan pihaknya saat menerima kunjungan kerja Spesifik Komisi IX DPR di Gedung Sate Bandung.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi perkembangan dan pelaksanaan tracing serta testing di Jabar sudah berjalan baik. Bahkan untuk pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat pun tertinggi di Indonesia.

“Dan menarik adalah pola percepatan vaksinasi dengan melibatkan dan menempatkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebagai Kepala Divisi Vaksinasi. Ini menarik dan bisa menjadi salah juga contoh,” katanya.

Baca Juga: Menyesal, Pasien Covid-19 Terbaring di ICU lantaran Tak Divaksin Tepat Waktu

Hal senada dikatakan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir. Menurutnya, pelaksanaan tracing dan testing terbilang sangat baik.

“Intinya bahwa Kemenkes akan selalu mem-backup Pemda Provinsi Jawa Barat untuk melakukan percepatan vaksinasi dan juga untuk meningkatkan testing dan tracing,” katanya.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ridwan Kamil Dorong Percepatan Vaksinasi di Cianjur

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Naik 27 Peringkat

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:15 WIB

Foto: West Java Invesment Summit 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:03 WIB
X