• Sabtu, 21 Mei 2022

Rencana Kelahiran Partai Buruh, Harus Merangkul Semua Elemen buruh dan Masyarakat

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 08:20 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Serikat Pekerja (FSP) Logam Elektronik Mesin (LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat, Muhamad Sidarta. (INILAHKORAN/rd dani r nugraha)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Serikat Pekerja (FSP) Logam Elektronik Mesin (LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat, Muhamad Sidarta. (INILAHKORAN/rd dani r nugraha)

INILAHKORAN, Bandung - Rencana pendirian partai buruh yang diinisiasi oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal diapresiasi oleh berbagai serikat pekerja yang ada di Indonesia. Namun demikian, belum tentu semua serikat pekerja ini bergabung dengan partai tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Serikat Pekerja (FSP) Logam Elektronik Mesin (LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat, Muhamad Sidarta.

Kata Muhamad Sidarta, hingga saat ini secara kelembagaan SPSI belum pernah membahas soal bergabung atau tidaknya dengan partai buruh tersebut. Namun demikian, secara pribadi ia sangat mengapresiasi rencana tersebut.

Baca Juga: Ridwan Kamil Apresiasi Aspirasi Gabungan Serikat Pekerja Melalui Zoom

Muhamad Sidarta menambahkan bahwa kekuasaan itu harus diambil, jika tidak diambil berbahaya. Di Indonesia ada 70 juta buruh itu belum keluarganya. Kalau kesadaran kolektifnya tinggi, buruh tidak akan pernah kalah, bakal jadi presiden terus, jadi gubernur terus. Tapi, itu memang butuh proses yang panjang, ketika secara kelembagaan belum bisa sepakat.

“Secara personal saya menghargai, karena semua aturan, regulasi dibuat oleh partai yang berkuasa. Jadi memang kekuasaan itu harus diambil," kata Muhamad Sidarta disela Musda DPD FSP LEM SPSI Jabar di hotel Sunshine di Soreang pada Selasa, 5 Oktober 2021.

Muhamad Sidarta juga memberikan semangat agar para pendiri partai buruh ini tidak mudah menyerah dan pantang mundur. Selain itu, dia juga mengimbau agar para inisiator pendirian partai buruh ini gencar melakukan konsolidasi dengan semua serikat pekerja di Indonesia.

Baca Juga: Enam Alasan Serikat Pekerja Tolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

Kata dia, di Indonesia ini terdapat kurang lebih 149 serikat pekerja tingkat nasional. Jika semua bersatu, tentunya akan menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan di kancah politik nasional.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X