• Kamis, 28 Oktober 2021

Juara Umum PON XX Papua di Depan Mata, Ridwan Kamil: Kalau Terjadi, Ini Bukti Bahwa Jabar Bukan Jago Kandang

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:30 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Humas Pemprov Jabar)
INILAHKORAN, Bandung-Provinsi Jawa Barat tangguh memimpin puncak klasemen perolehan medali pada gelaran PON XX Papua. Hal ini membuat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimis title juara umum pada ajang olah raga bergengsi tingkat nasional tersebut kembali akan diraih. 
 
Berdasarkan website resmi PON XX Papua Rabu (13/10/2021) pukul 18.00 WIB, kontingen Jabar masih memimpin dengan raihan total 319 medali, terdiri dari 122 medali emas, 94 medali perak, 103 medali perunggu. Jabar masih mengungguli raihan medali yang telah dikemas Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Papua.
 
"Hari ini masih leading, mohon doa dari media Jawa Barat agar didoakan juga untuk juara umum di PON dalam hari esok dan Jumat, tinggal dua hari lagi," ujar Ridwan Kamil, Rabu (13/10/2021). 
 
 
Kendati masih memimpin pucuk klasemen, Ridwan Kamil sendiri ogah sesumbar bilamana gelar juara umum dapat kembali menjadi milik Provinsi Jabar. Namun bilamana menghitung secara matematika, kemungkinan Jabar sangat besar untuk kembali menyabet gelar juara umum.
 
"Kita per tadi pagi kan sudah berbeda 12 emas ya dengan ranking dua, dan masih ada rombongan peraih emas lagi sekitar 20-an mengantri untuk tampil di final. Harusnya kalau tidak ada halangan kita bisa meraih lagi juara umum. Kalau terjadi ya ini bukti bahwa kita bukan jago kandang," katanya.
 
Menurut dia, hasil positif yang telah diraih Jabar sejauh ini ada ajang PON XX Papua merupakan penyemangat untuk mewujudkan visi misi Jabar Juara Lahih Batin. Dengan demikian, menunjukan semangat dapat bangkit di tengah pandemi Covid-19.
 
 
"Kan selama satu setengah tahun tuh masyarakat beritanya negatif, butuh penyemangat lah salah satunya adalah normalitas kita di olahraga," katanya.
 
Dia menambahkan, berdasarkan arahan dan peraturan terbaru terkait PON di tengah pandemi, katanya, para atlet dan siapapun yang tinggal lebih dari tujuh hari di Papua harus menjalani karantina setelah pulang ke daerah asal.
 
"Karantina satu di BPSDM Jabar, dua di KONI Jabar, karena peraturannya barangsiapa ke Papua, ke PON, lebih dari tujuh hari, maka pulangnya harus beradaptasi karantina dulu selama lima hari," katanya.
 
 
Mengenai kabar adanya atlet pulang lebih dulu menggunakan biaya sendiri dan belum menjalani karantina, pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dulu.
 
Bila memang ada kekurangan atau kekeliruan, katanya, pihaknya minta untuk segera diperbaiki.
 
"Saya sudah perintahkan Pak Sekda karena teknis ada di Pak Sekda. Jangan sampai ada berita atlet di Jawa Barat pulangnya tidak terlayani dengan baik. Kalau ternyata ada, kita harus tabayun dulu," katanya.*** (Riantonurdiansyah) 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Uu Ruzhanul Ajak Pemuda Satukan Visi Membangun

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:00 WIB

Jabar Belajar Pemulihan Ekonomi dari Jepang

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:45 WIB

Lindungi Pekerja dengan Jaminan Kehilangan Kerja

Senin, 25 Oktober 2021 | 22:15 WIB
X