• Minggu, 5 Desember 2021

WJIS 2021: Agro Jabar-Pindad Sepakat Kembangkan Teknologi Pertanian

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:12 WIB
BUMD PT Agro Jabar menandatangani kesepakatan bisnis dengan BUMN PT Pindad. (Istimewa/Rianto Nurdiansyah)
BUMD PT Agro Jabar menandatangani kesepakatan bisnis dengan BUMN PT Pindad. (Istimewa/Rianto Nurdiansyah)
INILAHKORAN, Bandung-BUMD PT Agro Jabar menandatangani kesepakatan bisnis dengan BUMN PT Pindad terkait pengembangan bisnis, teknologi, inovasi dan digitalisasi dalam bidang pertanian. 
 
Penandatangan kesepakatan bisnis ini dilakukan Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose dan Direktur Utama PT Agro Jabar Kurnia Fajar pada acara West Java Investment Summit (WJIS) 2021 di Hotel Savoy Homann, Bandung Kamis 21 Oktober 2021.
 
Kurnia Fajar mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Pindad dalam pengembangan teknologi pertanian ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani Jawa Barat ke depan. 
 
 
Dalam kerjasama ini, Agro Jabar memesan alat-alat pertanian dari mulai traktor sampai penelitian pada peralatan pertanian yang masih import. “Pindad membantu kami membuat mesin-mesin ini menjadi costum, disesuaikan dengan tantangan wilayah Jawa Barat,” ujar Kurnia Fajar berdasarkan  rilis yang diterima Jumat 22 Oktober 2021.
 
Pihaknya memastikan inovasi produk pertanian yang dikembangkan Pindad memungkinkan wajah pertanian Jawa Barat berubah lebih modern. Seperti memberi pupuk memakai drone, ada juga alat tanam dan panen, hingga pasca panen pihaknya memesan mobile dryer. “Dengan tingkat kelembapan di Indonesia, mobile dryer itu penting,” katanya.
 
Alat-alat pertanian Pindad ini menurutnya akan dipraktikan di wilayah pertanian Jawa Barat yang lebih massif. Seiring kerjasama tersebut, pihaknya juga menjalin kesepakatan kerjasama dengan 7 BUMD antara lain di Sumedang, Karawang, hingga Cianjur yang menjadi reseller produk-produk tersebut lewat pembentukan UPJA. 
 
 
“Jadi ini adalah kolaborasi sesuai visi dan misi gubernur berkolaborasi dengan semua pihak. BUMD daerah juga diuntungkan karena tidak perlu modal, cukup komunikasi dengan stakeholder para petani dan penyuluh memakai teknologi milik Agro Jabar, nanti skemanya bisa bagi hasil,” tuturnya.
 
Agro Jabar di ajang WJIS 2021 juga menjalin kesepakatan pembiayaan dengan Bjb. Menurutnya lewat kerjasama ini maka petani yang menggunakan teknologi buatan Pindad bisa dimudahkan oleh skema pembiayaan yang ringan. “Bagaimana caranya pembiayaan itu dimudahkan. Jadi petani menggunakan teknologi ini terasa murah, tidak lagi harus membeli alat-alat atau mesin pertanian yang mahal, tapi perbankan menyediakan fasilitas kredit, yang terjangkau para petani,” katanya.
 
 
WJIS 2021 terselenggara berkat kerja luar biasa Bank Indonesia kanwil Jabar dan DPMPTSP Jabar.*** (Riantonurdiansyah) 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat Diresmikan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:13 WIB

Jabar Provinsi Anggota JDIHN Terbaik Tahun 2021

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:06 WIB

Coletot, Perpaduan Kuliner Khas Jabar-Yogyakarta

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:05 WIB

Ridwan Kamil Ajak Sri Sultan Nostalgia ke Bandung

Kamis, 2 Desember 2021 | 08:39 WIB
X