• Selasa, 30 November 2021

Alat Pelacak Covid-19 Karya Anak Bangsa, Siap Berkompetisi di DUbai Expo 2021

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:46 WIB
istimewa
istimewa
INILAHKORAN, Bandung-Alat pelacak Covid-19 karya anak bangsa, yakni CePad  bakal menjadi bagian dari produk unggulan Paviliun Indonesia di ajang Dubai Expo 2021. Hal tersebut disampaikan Direktur Inovasi Unpad DR Diana, Rabu (27/10/2021)
 
Diketahui, inovasi yang lahir sebagai upaya membantu Pemerintah untuk menangani dan mengatasi Covid-19 tersebut akan mengikuti pameran internasional Dubai Expo 2021 di bawah anjungan Indonesia Jawa Barat Kemenristek BRIN.
 
Diana mengatakan, Tim Riset Unpad turut berpartisipasi menciptakan Alat Deteksi CePAD untuk mendeteksi virus Covid-19.
 
 
“Sejak kemunculannya tahun 2020 Alat Deteksi CePAD ini telah mendapatkan berbagai apresiasi dari berbagai pihak produk anak bangsa yang unggul,” katanya.
 
Menurut dia, inovasi CePAD telah diuji coba serta mendapatkan sertifikat TKDN. Dengan demikian, menunjukan bahwa Indonesia siap dan mandiri dalam menghadapi Pandemi Covid-19. 
 
Sebelum berangkat ke Dubai pihaknya memperkenalkan produk hasil riset Kampus UNPAD ini kepada Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko. 
 
 
“Sekaligus memohon doa restu dari Pemerintah RI khususnya Bapak Presiden RI agar CePAD dapat sukses dalam ajang promosi bergengsi mancanegara di Dubai Expo. Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi produk Antigen si CePAD karya UNPAD ini untuk berkompetisi di pasar luar negeri dan akan segera
menyampaikan kabar baik ini kepada Presiden Jokowi," paparnya. 
 
Sebagai produk kebanggaan Jawa Barat, saat ini CePAD mampu memproduksi kurang lebih sebanyak 3 juta dan siap untuk memenuhi kebutuhan dalam maupun luar negeri dan ke depannya CePAD diharapkan dapat menjadi komoditas export Indonesia.
 
CePAD sendiri saat ini dipegang oleh PT Usaha Bersama Jabar (UBJ) sebagai distributor utama karya inovasi tersebut. PT UBJ sendiri sudah menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejumlah kawasan industri. Korporasi juga berencana memasukan CePAD ke dalam e-katalog.
 
 
Perbedaan Deteksi CePAD dengan rapid test yang umum digunakan saat ini adalah molekul yang dideteksi. Rapid test COVID-19 yang umum mendeteksi antibodi, dan CePAD ini mendeteksi antigen. 
 
Sehingga, CePAD dapat mendeteksi virus lebih cepat, karena tidak perlu menunggu pembentukan antibodi saat tubuh terinfeksi virus. *** (Riantonurdiansyah) 
 
 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wagub Uu Ruzhanul Ulum Ingatkan Tertib Arsip

Senin, 29 November 2021 | 23:00 WIB

Oded Berikan Bocoran Menjadi Ayah Yang Sukses

Senin, 29 November 2021 | 20:00 WIB

DPRD Jabar Minta MPP Diperbanyak

Jumat, 26 November 2021 | 19:15 WIB

DPRD Jabar Dorong Pemprov Perbanyak Desa Digital

Jumat, 26 November 2021 | 15:21 WIB

Komitmen Ridwan Kamil untuk Kemajuan Desa di Jabar

Kamis, 25 November 2021 | 23:15 WIB

Jabar Terima Lima Penghargaan dalam Sehari

Kamis, 25 November 2021 | 22:45 WIB

Jabar Tertinggi Realisasi Investasi di Indonesia

Rabu, 24 November 2021 | 22:42 WIB

Jabar Genjot Vaksinasi Lansia, Ini Strateginya

Rabu, 24 November 2021 | 17:49 WIB
X