• Kamis, 20 Januari 2022

Siti Muntamah Prediksi PTMT Bakal Ditutup Kembali

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:28 WIB
Anggota DPRD Jabar Siti Muntamah menduka pembelajaran tatap muka (PTM) akan kembali dihentikan untuk mencegah kembali merebaknya kasus Covid-19. (Yuliantono/inilahkoran.com)
Anggota DPRD Jabar Siti Muntamah menduka pembelajaran tatap muka (PTM) akan kembali dihentikan untuk mencegah kembali merebaknya kasus Covid-19. (Yuliantono/inilahkoran.com)

INILAHKORAN, Bandung- Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) baru saja dimulai dan belum semua sekolah melakukannya, paska gelombang kedua pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Namun Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Siti Muntamah memprediksi besar kemungkinan pelaksanaannya akan ditutup kembali usai ditemukan klaster baru di Kota Bandung.

Ummi Siti mengatakan, dari hasil percobaan nyatanya sudah muncul klaster penularan sehingga langsung dilakukan karantina.

Baca Juga: Man United Dibantai Liverpool, Marcus Rashford Kabur Jauhi Medsos, 'Saya Malu, Saya Malu'

Khususnya pada siswa Sekolah Dasar (SD) yang sangat riskan, terhadap penularan Covid-19. Pihaknya pun segera mengevaluasi, guna menekan penyebaran agar tidak kian bertambah.

“Saat ini sekolah belum dibuka semua. Enggak sampai 60 persen, sekolah yang melakukan PTMT. Tetapi ada yang harus di evaluasi, karena terjadi klaster penularan. Kalau dilihat dari strukturnya, SD yang memang sedikit sulit dikontrol," ungkap Siti Muntamah, Kamis 28 Oktober 2021.

"Sebab mereka masih belum begitu paham, akan pentingnya protokol kesehatan. Sementara SMP, mereka sudah sedikit ada rasa takut. SMA sudah bagus karena punya aware yang tinggi terhadap pandemi,” imbuh Ummi Siti sapaan akrab Siti Muntamah kepada INILAH, di Pendopo Kota Bandung.

Baca Juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, Jokowi Sebut Persatuan dalam Kemajemukan Jadi Modal Utama Hadapi Tantangan

“SD setelah dibuka untuk percobaan, selama dua minggu dan berjalan di minggu ketiga. Setelah di cek, ada 16 sekolah yang ditemukan positif dan jumlahnya lumayan. Akhirnya ditutup dan di tracing. Ini sudah kita rapatkan dan evaluasi. Kemungkinan, PTMT ini akan kembali ditunda. Tidak dibuka dulu, karena kita masih berada di PPKM level 2. Masih riskan,” imbuhnya lagi.

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPP Gelar Baksos Peduli Lansia

Senin, 17 Januari 2022 | 10:47 WIB

KPP Jabar Lantik Pengurus KPP Sumedang

Senin, 17 Januari 2022 | 10:34 WIB

DPRD Jabar Dukung Pemekaran Tasikmalaya Selatan

Rabu, 5 Januari 2022 | 16:35 WIB

Tingkatkan Kompetensi SDM, Setwan Jabar Gelar Rakor

Rabu, 22 Desember 2021 | 19:30 WIB
X