• Sabtu, 27 November 2021

Atalia Sambangi Rumah Keluarga Sarah, Kasus KDRT Ibarat Gunung Es

- Jumat, 26 November 2021 | 00:00 WIB
Atalia Praratya Ridwan Kamil saat menyambangi keluarga Sarah di RT 02/07, Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kamis (25/11/2021). (Humas Pemprov Jabar)
Atalia Praratya Ridwan Kamil saat menyambangi keluarga Sarah di RT 02/07, Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kamis (25/11/2021). (Humas Pemprov Jabar)

INILAHKORAN, Bandung-Istri Gubernur Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil menyambangi keluarga Sarah warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur yang meninggal disiram air keras oleh suaminya Abdul Latif yang seorang warga negara Arab Saudi.

Atalia bertemu dengan orang tua almarhumah Sarah di RT 02/07, Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kamis (25/11/2021).

“Saya hari ini hadir untuk takziah ke keluarga besarnya Sarah, saya merasa prihatin terhadap kejadian ini. Tentu kejadian ini adalah kejadian yang harus menjadi pembuka mata kita semua agar kejadian lain tidak boleh ada lagi di masa yang akan datang,” ujar Atalia.

Baca Juga: Jusuf Kalla Lantik Atalia Praratya Jadi Dewan Kehormatan PMI Jawa Barat

Saat mendatangi rumah duka keluarga korban, Atalia memberikan semangat kepada Erawati, ibu kandung Sarah. Ia menilai situasi keluarga yang ditinggalkan penuh dengan keharmonisan.

“Jadi saya melihat bagaimana kondisi yang ada ternyata di sini dia memiliki kelurga yang luar biasa seorang ibu dan juga adiknya dua, mereka ini keluarga yang hangat dan juga pamannya dan lain sebagainya,” imbuh Atalia.

Menurut Atalia, kejadian nahas yang menimpa Sarah harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Oleh karenanya Atalia mengajak berbagai stakeholders dimulai dari Polri, TNI hingga dinas terkait dan masyarakat setempat untuk bahu membahu melaporkan apabila terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga: Atalia Ridwan Kamil: Kegiatan Susur Sungai Cileueur Bukan Kegiatan Pramuka

Apalagi menurut laporan yang didapat dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar, pada 2020 ada 300 laporan KDRT. Kasus yang dilaporkan pun beragam, baik bersifat internal pribadi ataupun yang ketakutan untuk melapor hingga menjadi fenomena gunung es.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Jabar Minta MPP Diperbanyak

Jumat, 26 November 2021 | 19:15 WIB

DPRD Jabar Dorong Pemprov Perbanyak Desa Digital

Jumat, 26 November 2021 | 15:21 WIB

Komitmen Ridwan Kamil untuk Kemajuan Desa di Jabar

Kamis, 25 November 2021 | 23:15 WIB

Jabar Terima Lima Penghargaan dalam Sehari

Kamis, 25 November 2021 | 22:45 WIB

Jabar Tertinggi Realisasi Investasi di Indonesia

Rabu, 24 November 2021 | 22:42 WIB

Jabar Genjot Vaksinasi Lansia, Ini Strateginya

Rabu, 24 November 2021 | 17:49 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Laswee Creative Space

Selasa, 23 November 2021 | 22:11 WIB

Ridwan Kamil Ingatkan 19 Desa Risiko Bencana Tinggi

Selasa, 23 November 2021 | 20:30 WIB

Wagub Jabar Terima Bantuan 10.000 Masker Medis

Selasa, 23 November 2021 | 20:15 WIB
X