• Rabu, 26 Januari 2022

Coletot, Perpaduan Kuliner Khas Jabar-Yogyakarta

- Kamis, 2 Desember 2021 | 09:05 WIB
Coletot yang merupakan perpaduan makanan khas Jabar, colenak, dan makanan khas Yogyakarta, gatot, di Jogja Museum Nasional, DI Yogyakarta, Rabu (1/12/2021). (Foto: Rizal FS/Biro Adpim Jabar)
Coletot yang merupakan perpaduan makanan khas Jabar, colenak, dan makanan khas Yogyakarta, gatot, di Jogja Museum Nasional, DI Yogyakarta, Rabu (1/12/2021). (Foto: Rizal FS/Biro Adpim Jabar)

INILAHKORAN-Kolaborasi Jawa Barat (Jabar)-Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta tidak hanya terjalin dalam sektor pariwisata dan kebudayaan, tetapi juga kuliner. Hal itu terwujud dalam perpaduan makanan khas Jabar, colenak, dan makanan khas Yogyakarta, gatot.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menamakan makanan yang dibuat Chef Hardian Eko Nurseto tersebut Coletot. Coletot merupakan penggabungan colenak, khas Jabar dan gatot yang merupakan makanan khas Yogyakarta. Keunikan Coletot tak hanya dari segi rasa yang manis sedikit asam, tetapi juga tekstur yang kenyal.

Usai meresmikan Jabar Motekar: Pameran Ridwan Kamil dan Industri Kreatif Jabar di Jogja Museum Nasional, DI Yogyakarta, Rabu (1/12/2021), Ridwan Kamil Ketua DPP PUTRI DI Yogyakarta, G.K.R Bendara mencicipi Coletot.

Baca Juga: Pramuka Jabar – Yogyakarta Siap Kolaborasi Kembangkan Pariwisata

“Saya kasih nilai 9 untuk makanan ini. Ini hasil kolaborasi dua makanan khas daerah yang dieksekusi dengan baik. Rasa manisnya pas. Coletot ini lahir dari gabungan budaya Jabar dan Jawa. Rasa bintang lima, harga kaki lima,” kata Ridwan Kamil.

G.K.R Bendara pun mengaku puas dengan hasil inovasi makanan bernama Coletot tersebut. Menurutnya, Coletot cocok dengan lidah orang Indonesia. “Saya kasih nilai 9,5 kalau ada porsi tambahan,” ucapnya sambil tertawa.

Kunjungan Kang Emil ke DI Yogyakarta sendiri untuk memenuhi undangan dari Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Pemimpin Perlu Fasilitasi Pelaku Ekraf via Platform Digital NFT

Sementara itu, Chef Hardian Eko Nurseto menuturkan bahwa dirinya terinspirasi menggabungkan kebudayaan Jabar-Yogyakarta melalui kuliner. Selain itu, ia pun ingin mengenalkan kembali potensi olahan makanan fermentasi.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Foto: Pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu Sesi 1

Senin, 24 Januari 2022 | 18:19 WIB

Kasus DBD di Jabar Tahun 2021 Mengalami Penurunan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:45 WIB
X