Polda Siagakan Personel, Tapi Bukan Untuk Kegiatan Reuni 212

Polda Jabar tetap siagakan personel di beberapa titik di wilayah hukumnya. Namun, penjagaan bukan untuk kegiatan reuni 212.

Polda Siagakan Personel, Tapi Bukan Untuk Kegiatan Reuni 212
Peserta aksi reuni 212 berfoto dengan latar belakang foto Imam FPI Habib Rizieq usai mengikuti aksi tersebut di kawasan Monas, Jakarta, Senin (2/12/2019). Reuni tersebut digelar untuk lebih mempererat tali persatuan umat Islam dan persatuan bangsa Indonesia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama

INILAHKORAN, Bandung – Polda Jabar tetap menyiagakan personel kepolisian di beberapa titik. Namun, semata-mata untuk kelancaran Kamtibmas.

Hingga kini pihak kepolisian mengklaim belum mendapatkan pemberitahuan soal kegiatan reuni 212 tersebut, baik itu ke Polres Bogor ataupun ke Polda Jabar.

Sebelumnya panitia reuni 212 memilih Masjid Az Zikra di Sentul, Bogor, untuk kegiatan tersebut. Namun belakangan pengurus yayasan menolak kegiatan tersebut. Kendati belum dapat izin, panitia kegiatan  reuni tetap akan menggelarnya.

Baca Juga: Antisipasi Kerumunan Reuni 212, Polda Metro Terapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Kawasan Patung Kuda

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago mengklaim penjagaan bukan untuk kegiatan 212.

"Personel tetap kita turunkan di jalan, bukan untuk kegiatan itu (212).  Melainkan menjaga Kamtibmas, (Agar) lancar saja" kata Erdi, saat dihubungi via ponselnya, 2 Desember 2021.

"Tapi ketika ada (massa), kita tanyakan mau kemana," ucap Erdi.

Sebelumnya diberitakan Kabidhumas Polda Jabar, mengatakan, saat ini wilayah Bogor dalam level 3 pembatasan pergerakan masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Polda Metro Tegaskan Tidak Terbitkan Izin Kegiatan Reuni 212

Setiap kegiatan yang berlangsung, harus ada pemberitahuan kepada polisi dan juga kepada Satgas Covid-19.

"Satgas nanti itu yang akan menentukan. Karena di Bogor itu, kalau enggak salah PPKM level 3, sehingga pembatasan berkumpul itu kan harus di sesuaikan dengan level 3," kata dia.

Disinggung akan dibubarkan? Erdi mengaku pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari izin kegiatan tersebut.

"Ini saya belum tahu, Saya juga belum dapat kabar. Apakah diizinkan atau tidak, kita melihat dulu" kata Erdi. *** (Caesar Yudistira)


Editor : inilahkoran