• Senin, 24 Januari 2022

Nataru, Pemkab Bekasi Perketat Pengamanan

- Kamis, 9 Desember 2021 | 17:29 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana meminta masyarakat tidak liburan saat Nataru ke lokasi wisata yang bisa menyebabkan kerumunan. (Rd Dani Nugraha/Inilahkoran)
Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana meminta masyarakat tidak liburan saat Nataru ke lokasi wisata yang bisa menyebabkan kerumunan. (Rd Dani Nugraha/Inilahkoran)

INILAHKORAN, Bekasi  - Pemerintah Kabupaten Bekasi, tetap memperketat wilayah saat libur Natal 2021 hingga Tahun Baru 2022 guna mencegah potensi penularan virus corona, meski PPKM level 3 dibatalkan.  

"Berdasarkan rapat koordinasi lanjutan bersama Polres dan Kodim, kami tetap melakukan pengawasan dan pengetatan di periode itu," kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Dodo Hendra Rosika di Cikarang, Kabupaten Bekasi seperti dikutip dari Antara, Kamis 9 Desember 2021.

Dodo mengaku pemerintah daerah sudah menyiapkan skema pengawasan serta pengetatan wilayah selama libur Natal dan Tahun Baru sebelum ada pembatalan PPKM Level 3.

Baca Juga: Ini Kata Dirlantas Terkait Sistem Ganjil Genap Saat Nataru 2021

"Setelah beberapa waktu kita berada di PPKM level 1, posisi sekarang ada di level 2 namun sebenarnya kami sudah menyiapkan rencana PPKM level 3 dari jauh-jauh hari," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, kata dia, mengikuti kebijakan yang diinstruksikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan tetap melakukan pengetatan wilayah meski perlakuannya tak seperti saat penerapan PPKM Level 3. "Kini kita ikut Pemprov Jabar yang memutuskan tetap melakukan pengetatan, pembatasan mobilitas, dan pengawasan saat Natal dan Tahun Baru. Jadi kami hanya akan melakukan beberapa kegiatan dari rencana awal yang sudah disiapkan," ucapnya.

Dodo menjelaskan skema penyekatan akan diterapkan di sejumlah ruas jalan utama dengan prioritas perbatasan wilayah. Di titik tersebut pihaknya akan menyiapkan posko penyekatan dilengkapi gerai vaksinasi.

Baca Juga: Nataru, Polrestabes Bandung Berlakukan Gage

"Jadi nanti kami tetap akan melakukan pengetatan di perbatasan dengan wilayah lain. Tapi modelnya bukan ditanya tes PCR atau antigen, tapi ditanya apakah sudah divaksin atau belum? Warga yang belum divaksin akan segera divaksinasi di posko itu," katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus DBD di Jabar Tahun 2021 Mengalami Penurunan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:45 WIB

KPP Gelar Baksos Peduli Lansia

Senin, 17 Januari 2022 | 10:47 WIB
X