• Jumat, 20 Mei 2022

Ridwan Berharap Usulan Syaikhona Muhammad Kholil Sebagai Pahlawan Nasional Dikabulkan

- Kamis, 20 Januari 2022 | 14:07 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan ziarah ke makam Syaikhona Muhammad Kholil di sela kunjungan kerjanya di Jawa Timur.  (Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan ziarah ke makam Syaikhona Muhammad Kholil di sela kunjungan kerjanya di Jawa Timur. (Humas Pemprov Jabar)
INILAHKORAN, Bandung-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendukung jika sosok Syaikhona Muhammad Kholil layak ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
 
Hal itu dia sampaikan  usai melakukan ziarah ke makam Syaikhona Muhammad Kholil di sela kunjungan kerjanya di Jawa Timur. 
 
Ridwan Kamil mengatakan, semua orang mulia harus didukung.  Karena itu, mewakili Jabar dia  mendukung pengusulan pahlawan nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil. 
 
 
"Saya mendukung pengusulan pahlawan nasional untuk almarhum (Syaikhona Muhammad Kholil). Saya mewakili warga Jabar mendukung lahir batin. Karena orang yang berjasa yang mulia harus mendapat penghormatan sesuai makomnya," ucap dia di Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan, Kamis (20/1/2022).
 
Ridwan berharap, pengajuan Syaikhona Muhammad Kholil agar dinobatkan menjadi pahlawan nasional dapat dipermudah dan dikabulkan oleh pemerintah pusat. 
 
Terlebih, menurut dia, kontribusi almarhum dalam pemberdayaan masyarakat tak hanya di sektor agama. Namun, aktif pula dalam gerakan pendidikan, sosial hingga politik.\\
 
 
Dampaknya sangat besar karena melahirkan gerakan kultural dan pejuang melawan kolonialisme. 
 
"Santri-santri binaan Syaikhona Kholil hampir seluruhnya menjadi pejuang," ucap dia. 
 
Di sisi lain, dia menyebut wisata religi di Indonesia, termasuk di Jabar termasuk ziarah terus digarap secara serius. 
 
 
"Sehingga yang berziarah nyaman," ucap dia. 
 
Sosok Sayikhona Muhammad Kholil memiliki murid dari berbagai daerah di Indonesia. Tak sedikit di antaranya mendapat gelar pahlawan nasional.
 
Contohnya, Hasyim Asyari (kakek Presiden keempat Indonesia, Abdurahman Wahid), Wahab Hasbullah dan KH Bisri Syamsuri. Ketiganya sosok penting dalam mendirikan Nahdlatul Ulama. Dua nama pertama itu pula telah ditetapkan menjadi pahlawan nasional.
 
 
Bahkan, dalam buku 'KH. M. Kholil Bangkalan Biografi Singkat 1835-1925' halaman 51-53 tercatat Presiden RI pertama Ir. Soekarno merupakan murid tidak resminya. Dituliskan, Kiai Kholil memegang kepala Bung Karno dan meniup ubun-ubunnya saat sowan ke Bangkalan. 
 
Fakta lainnya, Syaikhona Muhammad Kholil masih mempunyai pertalian darah dengan Sunan Gunung Jati dari sang ayah, yaitu Abdul Lathif.
 
Usulan gelar pahlawan nasional untuk Syaikhona Muhammad Kholil sudah bergulir selama beberapa tahun lalu.
 
 
Ketua Bidang Agama & Masyarakat Adat DPP Partai NasDem, Hasan Aminuddin mengatakan perwakilan partainya di DPR RI dan MPR RI sudah resmi mengusulkan nama Syaikhona Kholil ke Kementerian Sosial. 
 
"Berdasarkan aspirasi yang cukup kuat, dan sejarah membuktikan, bahwa Syaikhona Kholil ini gurunya para pahlawan dan gurunya para wali," ucap dia pada pertengahan tahun 2021 lalu. (Riantonurdiansyah)*** 
 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X