Disdik Jawa Barat Akan Berangkatkan Kepala Sekolah Berprestasi ke Jepang, Ini Kriterianya

Disdik Jawa Barat berkomitmen akan memberangkatkan kepala sekolah berprestasi ke Jepang untuk studi banding

Disdik Jawa Barat Akan Berangkatkan Kepala Sekolah Berprestasi ke Jepang, Ini Kriterianya
Kadisdik Jawa Barat Dedi Supandi berkomitmen akan memberangkatkan kepala sekolah berprestasi untuk studi banding ke Jepang.

INILAHKORAN, Bandung - Di momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2022 lalu, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) memberikan kado istimewa bagi kepala sekolah di Jabar.

Disdik Jawa Barat akan memberangkatkan kepala sekolah berprestasi untuk studi banding ke Jepang bersama Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum.

Kadisdik Jawa Barat Dedi Supandi menjelaskan, kepala sekolah berprestasi studi banding ke Jepang merupakan tindak lanjut program kerja sama antara Pemprov Jabar dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jepang.

Baca Juga: Rayakan Kelulusan Sekolah Dengan Study Tour, SMAN 3 Bandung Dukung Imbauan Disdik Jabar

"KBRI ingin ada kerja sama dengan Jabar, terutama untuk pengiriman tenaga kerja dari lulusan SMK," ujar Kadisdik, melalui laman Disdik Jabar, beberapa waktu lalu.

Kadisdik mengatakan, kriteria pertama kemungkinan adalah kepala SMK. Sebab, jejaring yang akan dihubungkan adalah jejaring tenaga kerja.

"Nanti, kepala sekolah siapa yang akan diberangkatkan, kita akan lakukan seleksi mulai dari cabang dinas," jelasnya.

Baca Juga: Ini Alasan Disdik Jabar Mundurkan Masuk Sekolah Pasca Libur Lebaran 2022

Disdik Jabar, lanjut Kadisdik, akan segera menyosialisasikan dan membuat formulasi seleksi. Rencananya, keberangkatan ke Negeri Matahari Terbit tersebut dijadwalkan Juni 2022.

Sedangkan Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, tujuan studi banding ini adalah untuk meningkatkan wawasan kepala sekolah, sekaligus bentuk apresiasi kepada kepala sekolah berprestasi.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi agar kepala sekolah berdedikasi lebih hebat lagi, makanya saya sayembarakan. Seleksinya ditentukan oleh Disdik," pungkasnya. *** (okky adiana)

 


Editor : inilahkoran