• Senin, 4 Juli 2022

Kasus Covid 19 di Jabar Cenderung Landai, Status Endemi Belum Berlaku

- Selasa, 24 Mei 2022 | 17:22 WIB
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Jabar Raden Vini Adiani Dewi mengatakan,  meskipun kasus Covid 19 di Jabar belum meningkat secara signifikan namun perubahan status endemi belum bisa diterapkan. (Rianto Nurdiansyah)
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Jabar Raden Vini Adiani Dewi mengatakan, meskipun kasus Covid 19 di Jabar belum meningkat secara signifikan namun perubahan status endemi belum bisa diterapkan. (Rianto Nurdiansyah)

 

INILAHKORAN, Bandung - Kendati kasus Covid 19 di Jabar masih landai usai libur Lebaran 2022 namun status endemi masih belum dapat diterapkan. Untuk menuju status endemi terdapat beberapa syarat yang mesti dilalui.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Jabar Raden Vini Adiani Dewi mengatakan, perubahan status pandemi menuju endemi belum bisa diterapkan. Meskipun, kasus Covid 19 di Jabar belum meningkat secara signifikan.

"Karena ada beberapa syarat yang harus dilalui. Dan itu tercatat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah pusat," ujar Vini di sela acara Jabar punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Selasa 24 Mei 2022.

Baca Juga: Gary Iskak Terlibat Kasus Narkoba, Ini Komentar Istrinya

Vini berharap, dalam enam bulan kasus Covid 19 di Jabar tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, maka dapat melewati fase rekomendasi dari WHO untuk menuju endemi. Selain itu, dapat langsung disampaikan pada pemerintah pusat untuk dikaji kembali.

"Memang ada aturan endemi yang mengharuskan enam bulan berturut-turut tidak ada peningkatan kasus Covid 19. Setelah itu kita tunggu keputusan pemerintahan pusat dan WHO," katanya.

Diketahui, ada enam poin yang harus dilalui. Di antaranya, terdapat syarat juga yang mengharuskan positif rate pada angka tertentu. Kemudian, ada aturan wilayah yang menerapkan PPKM level 1 harus sudah seluruhnya dengan catatan tidak ada peningkatan kasus selama enam bulan.

Baca Juga: Kanwil DJP Jabar I Ajak Wajib Pajak Manfaatkan PPS

"Dan yang penting adalah WHO harus sudah mencabut, baru Indonesia melakukan evaluasi beberapa cakupan tidak hanya di Jabar tetapi data tersebut harus sampaai pusat, kalau sudah turun ke bawah baru dinyatakan (endemi)," katanya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X