• Selasa, 5 Juli 2022

Evaluasi Libur Lebaran 2022, Dishub Jabar Akan Tata Jalur Wisata

- Selasa, 24 Mei 2022 | 21:20 WIB
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Agus Pribadi (Rianto Nurdiansyah)
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Agus Pribadi (Rianto Nurdiansyah)
INILAHKORAN, Bandung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengevaluasi momen  libur Lebaran 2022 di sektor transportasi. Terdapat sejumlah catatan terkait arus kendaraan pada libur lebaran 2022. 
 
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Agus Pribadi mengatakan penataan jalur di objek wisata merupakan salah satu yang mesti dievaluasi. Di mana kemacetan cenderung terjadi di beberapa objek wisata pada libur Lebaran 2022. 
 
"Kemarin dapat berita di Pangandaran sampai terjebak di basement. Itu kan sebetulnya di kawasan lokal Pangandaran, tapi itu pun menjadi salah satu rencana kerja Dishub Jabar untuk menata meskipun bukan kewenangan," ujar Agus di sela Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (24/5/2022). 
 
 
Pihaknya mencatat, selama libur Lebaran 2022 kendaraan roda dua maupun empat ramai mengunjungi objek wisata. Karena itu, menurut Agus, dibutuhkan kolaborasi dengan pengelola objek wisata dan kabupaten/kota yang berwenang agar lebih terkendali. 
 
Misalnya, untuk di Kabupaten Pangandaran pihaknya akan berkolaborasi untuk menata atau mengatur sirkulasi arus lalu lintas di destinasi wisata yang berada di kawasan tersebut. 
 
"Kemudian, di tempat wisata seperti Pelabuhan Ratu, kawasan puncak, termasuk Lembang, Ciwidey, dan lainnya," katanya.
 
 
Evaluasi ini, dia menyampaikan, dilakukan untuk menyambut beberapa hari libur besar seperti natal dan tahun baru 2023. Karena itu, Agus memastikan, pembenahan terkait lalu lintas di Jabar akan terus dilakukan. 
 
"Kita siapkan khususnya untuk pelaksanaan pada liburan masa angkutan natal dan tahun baru. Sebab, orang lebih sedikit mudik tetapi kebanyakan melakukan perjalanan wisata," kata dia. 
 
Agus menambahkan, soal kemacetan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya soal pencabutan larangan izin mudik yang sudah dua tahun tidak dilakukan. Sehingga mengakibatkan meningkatnya volume kendaraan.
 
 
"Yang jadi masalah karena sarana dan prasarana tidak sebanding dengan lonjakan pergerakkan masyarakat yang tiba-tiba bergerak di satu waktu tertentu. Ini yang jadi masalah," kata dia. (Riantonurdiansyah)***
 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X