• Selasa, 5 Juli 2022

Doa Bersama Untuk Putra Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz Dilaksanakan di Sejumlah Masjid Jawa Barat

- Jumat, 27 Mei 2022 | 18:54 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengajak  semua pihak mewaspadai sejumlah hal terkait masalah kesehatan. (Humas Pemprov Jabar)
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengajak semua pihak mewaspadai sejumlah hal terkait masalah kesehatan. (Humas Pemprov Jabar)
 
INILAHKORAN, Bandung-Sejumlah masjid di Jabar menggelar doa bersama untuk Emmeril Kahn Mumtadz, Jumat (27/5/2022). Pembacaan doa tersebut untuk meminta pertolongan Allah SWT agar putra sulung Gubernur Jabar tersebut segera ditemukan dengan keadaan selamat. 
 
Doa bersama untuk keselamatan Emmeril itu dilaksanakan di masjid di bawah binaan Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Jabar yakni Masjid Pusdai Jabar, Masjid Raya Provinsi, Masjid Atta'awun, LPTQ Jabar, serta 12 Masjid Al-Jabbar se-Jabar. 
 
 
Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) pun memberikan imbauan melalui pesan singkat kepada seluruh pengurusnya se-Jabar. Hal yang sama dilakukan pula di Masjid Al-Muttaqin Gedung Sate, Kota Bandung. 
 
 
Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja meminta keikhlasan masyarakat Jabar untuk sama-sama mendoakan putra sulung Gubernur Jabar.
 
"Kami ingin mendapatkan keikhlasan dari hadirin semua untuk turut mendoakan agar diberikan yang terbaik. Oleh karena itu, sekali lagi, mohon keikhlasannya semoga, baik Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung, dan keluarga Bapak Ridwan Kamil tetap diberikan kekuatan," kata Setiawan. 
 
"Mudah-mudahan secara periodik, kami terus kontak, didapatkan berita, yang mudah-mudahan sangat menggembirakan, ditemukan dan dalam keadaan sehat wal'afiat. Terima kasih," imbuhnya. 
 
 
Perwakilan keluarga Gubernur Jabar Elpi Nazmuzaman menyampaikan bahwa putra sulung Gubernur Jabar, Emmeril, mengalami musibah di Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022 siang hari waktu setempat. Keluarga saat itu sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah yang tepat bagi Emmeril yang akan melanjutkan ke jenjang S2. 
 
"Eril (sapaan Emmeril) dan keluarga melakukan lawatan ke Swiss dalam rangka untuk mencari sekolah S2 dan beasiswa bagi Eril yang akan selesai S1 dan juga adiknya yang akan masuk ke perguruan tinggi," kata Elpi.
 
"Dalam mencari kegiatan sekolah dan beasiswa ini, terjadi musibah, beliau hanyut dalam ketika berenang di sungai. Ini kami terima beritanya kemarin kurang lebih pukul jam 5 sore," imbuhnya. 
 
 
Menurut Elpi, keluarga mendapat bantuan dari KBRI di Swiss, otoritas Swiss, dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, dalam melakukan proses pencarian Emmeril. 
 
"Berdasarkan update yang kami terima, pencarian sudah dilakukan, kurang lebih, enam jam. Sepanjang matahari masih ada sinarnya dari siang sampai sore. Pencarian dihentikan saat hari sudah gelap dan berdasarkan informasi sampai dengan jam 11 tadi malam, berarti di sana kurang lebih jam 6 sore, belum ditemukan Eril," ucapnya. 
 
"Pencarian akan dimulai lagi hari ini di pagi hari di waktu Swiss. Jadi belum ada update kecuali akan melakukan pencarian berasal informasi yang diterima. Kemungkinan pencarian hari kedua di atas permukaan air dan di bawah permukaan air," tambahnya. 
 
 
Elpi pun meminta doa kepada seluruh warga Jabar agar Emmeril segera ditemukan dalam keadaan selamat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu proses pencarian Emmeril. 
 
"Atas nama keluarga, mohon doanya dari seluruh warga, dari seluruh kerabat, agar dimudahkan, bertemu kembali dengan Eril dalam keadaan selamat. Tentu semua ini adalah upaya dari keluarga yang bisa lakukan karena tidak ada harapan yang bisa kami gantungkan kecuali kepada Allah SWT, Yang Maha Kuasa," ucapnya. 
 
Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jabar Akhmad Taufiqurrachman melaporkan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendapat kabar mengenai hilang kontaknya Emmeril ketika melaksanakan perjalanan dinas luar negeri di Inggris. 
 
 
Adapun kegiatan kunjungan ke Inggris pada 24-26 Mei 2022, yakni pertemuan terkait energi terbarukan, penjajakan _sister province_, kerja sama industri kreatif, dan pertemuan dengan berbagai universitas di Inggris untuk program _joint campus_.
 
"Setelah menerima kabar tersebut, Pak Gubernur menuntaskan kegiatan di Inggris dan langsung bertolak menuju ke Swiss," ucap Akhmad. 
 
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat berharap dan mengajak masyarakat semua untuk berdoa agar Kang Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat _wal’afiat_," tambahnya.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X