Kades Rahayu Kumpulkan RT dan RW Usai Pabrik Mie Berformalin Digrebek, Ada Apa?

Kepala Desa Rahayu, Dadang Suryana, mengaku terkejut dengan adanya penggrebekan pabrik mie berformalin di wilayahnya.

Kades Rahayu Kumpulkan RT dan RW Usai Pabrik Mie Berformalin Digrebek, Ada Apa?
Kepala Desa Rahayu, Dadang Suryana, mengaku terkejut dengan adanya penggrebekan pabrik mie berformalin.

INILAHKORAN- Pemiik lahan dan bangunan di Kampung Pangkalan RT 1 RW 7 Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, mengaku tak mengetahui jika tempatnya dijadikan tempat produksi mie berformalin.

Sepengetahuannya, pabrik yang telah dikontrak selama empat tahun itu membuat siomay atau pangsit.

"Tadi saya lagi bersih-bersih makam, tiba-tib orang rumah datang ngasih tahu katanya ada polisi di tempat yang saya kontrakan ke pak Karna (pemilik usaha). Selama ini saya enggak tahu kalau tempat saya dijadikan pabrik mie berformalin. Soalnya dia bilang kepada saya produksi siomay, bahkan dia beberapa kali ngasih siomay ke saya. Melihat bangunan punya itu dikasih garis polisi saya merasa malu," kata Haji Deden pemilik bangunan pabrik, Rabu 29 Juni 2022.

Baca Juga: Beri Kejutan untuk Ben Affleck, Jennifer Lopez Kunjungi Lokasi Syuting Bersama Sang Anak

Menurut Deden, pemilik usaha yang mengaku bernama Karna warga Sumedang itu, mengontrak ditempatnya sudah berjalan empat tahun.

Semula, ia hanya mengontrak satu bangunan saja, kemudian diperluas kesamping dengan mendirikan bangunan semi permanen berdinding GRC. Bangunan tambahan itu, difungsikan sebagai tempat produksi sekaligus garasi.

Halaman :


Editor : inilahkoran