Kelola Hejo Forest, Jaswita Lakukan Kolaborasi 

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat, PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar melakukan kolaborasi bersama pihak swasta dalam pengelolaan objek wisata di Ciwidey, Kabupaten Bandung. 

Kelola Hejo Forest, Jaswita Lakukan Kolaborasi 
Foto: Istimewa

INILAH, Bandung - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat, PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar melakukan kolaborasi bersama pihak swasta dalam pengelolaan objek wisata di Ciwidey, Kabupaten Bandung. 

Hal itu tampak dari penandatanganan perjanjian kerja sama antara Jaswita Jabar dengan PT Bina Wana Lestari terkait investasi pembangunan, operasi, dan pemasaran objek wisata tersebut di Grand Hotel Preanger, Senin (9/8/2021) lalu. 

Penandatangan perjanjian kerja sama dilakukan Direktur Utama Jaswita Jabar Deni Nurdyana Hadimin dan Direktur Utama PT Bina Wana Lestara Cipta Purwhana. Pada kesempatan itu, turut hadir jajaran komisaris Jaswita Jabar.

Baca Juga : 446 Guru Non-PNS Bersertifikasi Pendidik Terima Surat Penugasan

PT Bina Wana Lestari merupakan perusahaan swasta pemegang izin usaha penyedia sarana wisata alam (IUPSWA). Perjanjian kerja sama ini dalam rangka pengembangan dan pengelolaan kawasan wisata Hejo Forest Eco Tourism yang akan berlangsung selama tiga tahun.

Hejo Forest sendiri merupakan tempat wisata Glamping Forest Side terbaru di kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung yang tengah digandrungi oleh wisatawan. 

Hejo Forest memiliki arti hutan hijau dimana kata Hejo diambil dari bahasa sunda yang memiliki arti hijau. Hejo Forest memiliki lokasi yang sangat strategis dan berada di tengah-tegah kawasan wisata Ciwidey, seperti Kawah Putih dan Situ Patenggang dengan pemandangan hutan yang masih natural. 

Baca Juga : Jabar Salah Satu Penopang RI Keluar dari Resesi Ekonomi

Fasilitas yang disediakan Hejo Forest yakni camping ground, outbound area, paintball, archery, hammock park, hutan avatar dan kolam renndam air panas yang berdiri di atas lahan seluas 5,5 hektare. 

Direktur Utama Jaswita Jabar Deni Nurdyana Hadimin mengatakan, perjanjian kerja sama ini merupakan salah satu bentuk percepatan yang dilakukan Jaswita Jabar dalam upaya meningkatkan performa usaha perseroan di bidang pariwisata. 

Hal ini juga menjadi target yang sudah disahkan dalam RUPS Jaswita Jabar tentang kerja sama pengembangan usaha di bidang pariwisata, khususnya pengelolaan wisata di area Hejo Forest.

Baca Juga : Percepat Cakupan Vaksinasi, JQR Gelar Vaksinasi Untuk 3000 Peserta

"Penandatanganan kerja sama ini merupakan salah satu upaya Jaswita Jabar untuk meningkatkan performa usaha, khususnya di bidang pariwisata karena kawasan Hejo Forest memang memiliki potensi yang sangat besar sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Barat," ujar Deni.  

Sementara itu, Kepala Bagian Biro BUMD, Investasi, dan Administrasi Pembangunan Setda Jabar Irfan Hadisiswanto mengatakan Jaswita merupakan BUMD yang sahamnya 100 persen milik Pemprov Jabar dan mempunyai banyak aset yang harus dikelola dengan baik dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat Jabar. 

"Biro BUMD Jabar mendukung kolaborasi Jaswita Jabar dengan pihak swasta dalam hal ini PT Bina Wana Lestari. Kerja sama ini diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan lancar sehingga dapat menghasilkan pendapatan asli daerah bagi Pemprov Jabar dan dapat berkontribusi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitarnya," kata Irfan. 

Irfan pun berharap, apa yang telah dilakukan Jaswita Jabar tidak hanya sebatas kerja sama. Namun ada upaya lain yang dikerjakan sehingga menguntungkan kedua belah pihak. 

"Kerja sama Jaswita Jabar dengan PT Bina Wana Lestari semakin meningkatkan portofolio usaha Jaswita Jabar," katanya. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : donramdhani