Kementerian BUMN Dorong Holding BUMN Jasa Survei Perkuat Layanan TIC Indonesia 

Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Sucofindo, dan Surveyor Indonesia (SI) melakukan persiapan dan sosialisasi terkait Strategi Bisnis, Operasional Cabang dan Laboratorium BUMN Jasa Survei kepada unit operasi di daerah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Kementerian BUMN Dorong Holding BUMN Jasa Survei Perkuat Layanan TIC Indonesia 
istimewa

INILAH, Bandung - Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Sucofindo, dan Surveyor Indonesia (SI) melakukan persiapan dan sosialisasi terkait Strategi Bisnis, Operasional Cabang dan Laboratorium BUMN Jasa Survei kepada unit operasi di daerah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Kegiatan dihadiri Direktur Utama PT BKI Rudiyanto, Direktur Utama PT Sucofindo Bachder Djohan Buddin, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia Dian M Noerdan, jajaran Direksi ketiga BUMN serta perwakilan kepala unit kerja ketiga BUMN Jasa Survei di Gedung Graha BKI dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kementerian BUMN membentuk holding ketiga BUMN Jasa Survei ini dengan tujuan meningkatkan daya saing Holding BUMN Jasa Survei dan mencapai top 5 leader di Asia Pasifik serta mengoptimalkan layanan testing, inspection and certification (TIC) di seluruh wilayah Indonesia. 

Baca Juga : Bio Farma Siap Olah Kembali 8 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac

Rudiyanto mengatakan, kini pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No 66/2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan PT Biro Klasifikasi Indonesia.

“Penerbitan PP tersebut, secara prinsip menandai babak baru perjalanan ketiga perusahaan jasa survei, yaitu berada dalam sebuah kebersamaan dengan tujuan memperbesar skala dan daya saing usaha serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Nasional” ujar Rudiyanto dalam rilis yang diterima, Rabu (26/5/2021).

Sedangkan, Bachder Djohan Buddin menambahkan saat ini Sucofindo dan Surveyor Indonesia masih menggunakan nama persero sampai selesai dua tahapan. Sebelum holding perusahaan jasa survei sepenuhnya dinyatakan beroperasi yaitu penerbitan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) serta RUPS pengesahan.

Baca Juga : Produsen Laptop Lokal Gandeng Taiwan Dukung Gernas BBI

“Layanan TIC yang disediakan holding BUMN Jasa Survei harus lebih baik dan optimal mengingat kita akan bersaing dengan surveyor asing,” ujarnya.

Sementara itu, Dian M Noer menjelaskan ke depannya implementasi yakni menyiapkan buku putih untuk don’ts and do’s dalam sebuah standar operasional prosedur (SOP) untuk menjalankan layanan TIC kepada konsumen di Indonesia. 

"Seperti yang yang sudah direncanakan, pembentukan holding ini untuk menciptakan daya saing, khususnya produk, dan memberikan pemastian kualitas kepada konsumen," tambahnya. (*)

Baca Juga : Mobil listrik, Astra: Bukan Sekadar Produksi, tapi Juga Kesiapan Pasar


Editor : donramdhani