Kota Bogor Ngebet Pusat Perbelanjaan Dibuka

Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang belum diizinkan untuk diikutsertakan dalam uji coba operasional pusat perbelanjaan. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Bogor Ganjar Gunawan berharap agar Kota Bogor menjadi daerah yang diikutsertakan dalam uji coba operasional pusat perbelanjaan pada perpanjangan PPKM kali ini.

Kota Bogor Ngebet Pusat Perbelanjaan Dibuka
istimewa

INILAH, Bogor - Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang belum diizinkan untuk diikutsertakan dalam uji coba operasional pusat perbelanjaan. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Bogor Ganjar Gunawan berharap agar Kota Bogor menjadi daerah yang diikutsertakan dalam uji coba operasional pusat perbelanjaan pada perpanjangan PPKM kali ini.

"Pada prinsipnya kami menunggu instruksu Mendagri terbaru. Pemkot Bogor tetap berusaha agar Kota Bogor masuk dalam daerah yang diujicobakan operasional pusat perbelanjaan. Kami terus berkomunikasi, berkoordinasi, dan bernegosiasi dengan pusat," kata Ganjar, Selasa (24/8/2021).

Dia menyebutkan, sambil menunggu kepastian itu para pengelola pusat perbelanjaan diimbay mendukung agar Kota Bogor masuk dalam daerah yang diizinkan untuk uji coba operasional pusat perbelanjaan.

Baca Juga : Komisi IV Minta Pemkot Segera Cairkan Dana Insentif Vaksinator

"Diantaranya mengajak para pengelola mal maupun usaha ritel di Kota Bogor untuk sama-sama berjuang agar Kota Bogor masuk ke level 3, sehingga masuk daerah yang diizinkan untuk uji coba operasional pusat perbelanjaan," tambahnya.

Ganjar membeberkan, pihaknya meminta untuk tetap bersabar dan manfaatkan waktu yang ada untuk memaksimalkan persiapan-persiapan yang bisa dilakukan. Seperti sarana prasarana protokol kesehatan dan semua hal pendukungnya, termasuk aplikasi Peduli Lindungi.

"Selain itu, saya menyarankan agar para pengelola mal maupun ritel segera berkoordinasi dengan pengurus asosiasi agar segera mendapatkan QR atau barcode aplikasi Peduli Lindungi. Waktu yang ada manfaatkan untuk menggencarkan informasi aplikasi Peduli Lindungi kepada para konsumennya melalui kanal informasi sosial media yang dimiliki. Beri pemahaman kepada para konsumen, jadi toko prepare konsumennya juga prepare," bebernya.

Baca Juga : PAD Kota Bogor Anjlok

Dia juga meminta, agar pihak pusat perbelanjaan dan ritel memiliki strategi untuk mengantisipasi potensi dinamika yang mungkin muncul jika nantinya Kota Bogor masuk dalam daerah yang diizinkan untuk uji coba pembukaan pusat perbelanjaan

Halaman :


Editor : donramdhani