Lima Korban Longsor Tambang Emas di Kotabaru Masih Dicari, Berikut Daftar Namanya

Lima orang korban longsor tambang emas di Kotabaru masih dicari. Enam orang meninggal dunia dan enam lainnya dinyatakan selamat.

Lima Korban Longsor Tambang Emas di Kotabaru Masih Dicari, Berikut Daftar Namanya
Tim Basarnas masih mencari lima orang korban longsor tambang emas di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

INILAHKORAN, Banjarmasin - Lima orang korban longsor tambang emas di Kotabaru masih dicari. Enam orang meninggal dan enam lainnya dinyatakan selamat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin atau Basarnas masih berupaya melakukan pencarian sisa lima korban longsor tambang emas di Kotabaru, tepatnya di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

"Dari data yang dilaporkan total korban ada 17 orang, sudah 12 orang ditemukan. Enam selamat dan enam meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad di Banjarbaru, Rabu, tentang peristiwa longsor tambang emas di Kotabaru itu.

Baca Juga : Memilukan! Dua Bulan Jasad Edi Wahid Tak Menentu, Jasad PMI Ini Dipulangkan ke Sanggau

Adapun identitas kelima korban yang masih dalam pencarian itu yakni Ravi (28), Bubul (40), Parin (25), Sahdi (30) dan Amut (40).

Sementara korban selamat yang kini dirawat di Puskesmas Banian dan Rumah Sakit Marina yaitu Hamdah, Murdiah, Isai, Anang Suryadi, Samsul dan Arifin.

Sedangkan korban meninggal dunia bernama Wahid, Padliannoor (Amang Bali), Inal, Salman, Imis dan Norjanah.

Baca Juga : Ledakan Asrama Polisi Sukoharjo. Kapolda Heran Barang Sitaan Ada di Rumah Anggotanya

Amrad mengakui akses menuju lokasi dihadapkan dengan medan yang sulit dikarenakan tidak bisa menggunakan kendaraan roda empat.

Tim SAR gabungan pun harus berjalan kaki sekitar lima sampai enam jam atau menggunakan kendaraan roda dua berspesifikasi khusus kurang lebih memakan waktu dua sampai tiga jam.

Diketahui bencana longsor tambang emas rakyat itu terjadi pada Senin (26/9) malam pukul 23.00 Wita. Untuk memaksimalkan pencarian korban, Basarnas memberangkatkan dua tim yang berasal dari Pos SAR Kotabaru dan Unit Siaga SAR Batulicin bergabung dengan BPBD Kotabaru dibantu TNI-Polri. (antara)

Baca Juga : Kejaksaan Bisa Turut Andil Dalam Penyidikan Pembunuhan Ferdy Sambo


Editor : Zulfirman