Mahasiswa di Cimahi Terlibat Komplotan Pencurian di Sekolah

Dua mahasiswa di Cimahi diringkus aparat Satreskrim Polres Cimahi. Mereka terlibat dalam komplotan pencurian di sekolah.

Mahasiswa di Cimahi Terlibat Komplotan Pencurian di Sekolah
Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra mengatakan, kedua mahasiswa di Cimahi itu dibekuk bersama dua rekan lainnya dalam komplotan pencurian di sekolah yang membidik uang dalam brankas atau komputer yang ada di sekolah untuk dijual. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Dua mahasiswa di Cimahi diringkus aparat Satreskrim Polres Cimahi. Mereka terlibat dalam komplotan pencurian di sekolah.

Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra mengatakan, kedua mahasiswa di Cimahi itu dibekuk bersama dua rekan lainnya dalam komplotan pencurian di sekolah yang membidik uang dalam brankas atau komputer yang ada di sekolah untuk dijual.

Dia menyebutkan, pelaku komplotan pencurian di sekolah yang diamankan berjumlah empat orang dan satu lagi masih dalam pengejaran. Dua tersangka yang terakhir diketahui masih tercatat sebagai mahasiswa di Cimahi di salah satu perguruan tinggi swasta.

Baca Juga : Bupati Bandung Barat Usulkan Dua Surat Rekomendasi UMK 2023, Serikat Buruh Sesalkan Adanya Rekomendasi Siluman

Keempat tersangka tersebut yakni Hamzah Lestaluhu alias James (26), Jaedun Nurlete alias Ided (38), Muhamad Saepuloh alias Tepul (24), dan Fauzan Bahta (24). 

"Saat ini empat orang dari komplotan pencurian di sekolah itu usai beraski menncuri brankas dari SMK Negeri 1 Cisarua, KBB, itu sudah ditangkap," kata Niko.

Dia menerangkan, modus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan komplotan ini dengan mengincar sekolah yang sepi. 

Baca Juga : Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Istri di Padalarang Akhirnya Diringkus, Begini Kata Kapolsek Padalarang

"Kemudian pada malam hari mereka melancarkan aksinya dengan terlebih dahulu melumpuhkan petugas keamanan sekolah. Lalu mereka diikat tali dan disekap di suatu tempat," terangnya.

"Setelah dirasa kondisi aman lalu mereka melakukan aksinya dengan membongkar brankas uang," tambahnya.

Selama melancarkan aksinya, lanjut dia, para pelaku curas spesialis sekolah ini juga membekali diri dengan senjata tajam. Bahkan, mereka tidak segan melukai korbannya jika melawan. 

Baca Juga : Polisi Bandung Gencar Sosialisasikan Tilang Etle

"Pelaku biasanya menyekap satpam dan beberapa orang yang ada di sekolah. Mereka beroperasi selalu membawa senjata tajam seperti parang dan linggis," bebernya.

Ia menyebut, mereka diamankan beberapa hari lalu di daerah Bekasi setelah sempat melarikan diri usai melakukan aksi pencurian di SMKN 1 Cisarua. Meski begitu, pihak kepolisian juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan orang dalam pada aksi pencurian tersebut. 

"Akibat pencurian itu sekolah mengalami kerugian hingga ratusan juta. Keempat pelaku juga terpaksa dilumpuhkan di bagian kaki karena berusaha kabur saat akan ditangkap," ujarnya.*** (agus satia negara)

Baca Juga : Akibat Longsor di Jalan Kolmas, Petugas BBWS Citarum: Material Timpa Objek Wisata Curug Pelangi 


Editor : donramdhani