• Kamis, 26 Mei 2022

Film Hollywood Kalah Fulus Dibanding Industri Game

- Jumat, 25 Januari 2019 | 08:20 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

INILAH, San Francisco - Berdasarkan data yang dirilis oleh Entertainment Software Association dan The NPD Group, sepanjang 2018 lalu, pendapatan industri game di AS tercatat mencapai US$43,8 miliar atau sekitar Rp622 triliun.
 
Mengutip TechCrunch, raihan terbesar berasal dari software, mencakup pembelian game dan item-item di dalam game senilai US$35,8 miliar atau sekitar Rp508 triliun. Sementara penjualan hardware dan perkakasnya meraup US$7,5 miliar atau sekitar Rp106 triliun.
 
Secara total, pendapatan industri game di AS pada 2018 naik 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan berhasil mengalahkan pendapatan box office untuk industri film Hollywood.
 
Sebagai perbandingan, pada akhir 2018, lembaga analis comScore melaporkan pendapatan dari penjualan tiket box office di seluruh dunia berada di angka US$41,7 miliar atau sekitar Rp592 triliun.
 
Layanan streaming semacam Netflix dan Hulu pun masih kalah jauh dibandingkan game jika dilihat dari pendapatan. Laporan dari Multichannel News menyebutkan penghasilan layanan streaming sepanjang 2018 'hanya' US$28,8 miliar atau sekitar Rp408 triliun.
 
Hal ini menunjukkan game dan konten-konten terkait menjadi sumber hiburan paling adiktif bagi masyarakat modern. Mereka tak ragu mengeluarkan isi dompet demi pengalaman bermain game yang memuaskan.
 
Selain itu, akses game pun kini semakin mudah dan beragam. Para produsen konsol juga lebih inovatif merilis perangkat plus ditunjang para pengembang game yang kian produktif.
 
Sumber: inilah.com

Editor: inilahkoran

Terkini

X