• Kamis, 23 September 2021

KPU Akui Hemat Rp600 Miliar gegara Kemenkes Turunkan Tarif Tes Covid

- Kamis, 10 September 2020 | 21:10 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Arief Budiman. (antara)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Arief Budiman. (antara)

INILAH, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Arief Budiman mengaku berhasil menghemat anggaran kurang lebih Rp600 miliar gara-gara Kementerian Kesehatan menurunkan tarif tes cepat (rapid test) Covid-19.

"Karena Kementerian Kesehatan menurunkan tarif rapid test, anggaran itu kami realisasikan, kami hitung ulang, terjadi penghematan sebesar itu," kata Arief dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Bawaslu RI, dan DKPP di kompleks Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Setelah penghematan dilakukan internal KPU sebesar itu, kata Arief, ternyata anggaran KPU RI pun tetap dipangkas lagi sekitar Rp400 miliar oleh Kementerian Keuangan.

Kendati demikian, kata Arief, KPU RI selalu mengutamakan prinsip efektif dan efisien dalam penggunaan anggaran.

Meskipun pada saat rapat bersama Komisi II DPR RI pada tanggal 11 Juni 2020 KPU menyatakan ingin meminta anggaran sebesar Rp4.768.653.986.000,00 untuk Pilkada 2020, hanya terealisasi kurang lebih sebesar Rp3,7 triliun.

Namun, dengan penghematan dan pemangkasan yang terjadi, anggaran KPU yang digelontorkan KPU hingga hari ini sebesar Rp2,8 triliun.

"Nah, bagian yang dipangkas itu adalah sosialisasi, bimbingan teknis, supervisi, rapat koordinasi, jadi kegiatan semacam itu hanya bisa dilakukan KPU secara daring," kata Arief.

"Meskipun," lanjut dia, "seharusnya memang ada tahapan sosialisasi yang tidak dilakukan secara daring."

Oleh karena itu, KPU RI menyadari sejak pemerintah dan DPR RI sepakat melanjutkan tahapan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat maka akan sulit mengantisipasi terjadinya pelanggaran mengingat minimnya sosialisasi.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Dipanggil KPK, Anies Baswedan: Alhamdulillah

Rabu, 22 September 2021 | 19:01 WIB

Pemerintah Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Rabu, 22 September 2021 | 15:42 WIB
X