• Minggu, 28 November 2021

Kemendikbud Luncurkan UKBI Adaptif Merdeka

- Minggu, 31 Januari 2021 | 18:05 WIB
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Profesor Endang Aminudin Aziz. (antara)
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Profesor Endang Aminudin Aziz. (antara)

Sebelum diluncurkan, lanjut dia, Kemendikbud telah melakukan uji validitas dan reliabilitas setiap soal, dan uji coba pada sebanyak 2.000 pembelajar Bahasa Indonesia baik penutur asli maupun asing. “Kami yakin betul, butir-butir soal pada UKBI Adaptif Merdeka ini telah memenuhi syarat tes yang baik dan handal,” terang dia.

Dia menjelaskan terdapat tiga perbedaan yang mendasar antara UKBI versi sebelumnya dengan UKBI Adaptif Merdeka. Pertama, desain uji yang mana sebelumnya setiap peserta mendapatkan paket lengkap yang terdiri dari 105 soal untuk tiga sesi uji mendengarkan, merespons kaidah dan membaca yang durasinya 95 menit. Pada UKBI Adaptif Merdeka itu, setiap peserta mendapatkan soal yang berbeda jumlahnya dan waktunya. Hal itu bergantung pada kemampuan dan estimasi peserta oleh komputer.

Kedua, pada UKBI Adaptif Merdeka disajikan dalam bentuk daring mulai dari pelaksanaan hingga sertifikasi. Sebelumnya, melalui kertas dan menggunakan komputer luar jaringan.

Ketiga, antara penguji dan peserta tidak harus tatap muka. Beda halnya dengan UKBI sebelumnya yang harus tatap muka. Pengujian dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa harus bertemu antara penguji dan peserta.

“Para peserta dapat menggunakan komputer dan jaringan internet untuk bisa mengikuti UKBI ini. Pada komputer tersebut, harus memiliki kamera, peserta tidak bisa mengikuti ujian jika kamera tidak aktif,” pungkas Aminudin. (ant)

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Jelang Nataru, MenPAN-RB Larang ASN Cuti Akhir Tahun

Minggu, 28 November 2021 | 13:30 WIB

Anies Baswedan Buka Suara Soal Sebutan Kadrun, Marah?

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB
X