• Minggu, 5 Desember 2021

Kementerian ESDM Jelaskan Insiden Bocor Gas Sorik Merapi ke DPR

- Kamis, 4 Februari 2021 | 19:20 WIB
Ilustrasi/Antara Foto
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Jakarta- Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM menyampaikan penjelasan terkait kejadian paparan gas hidrogen sulfida (H2S) di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, kepada Komisi VII DPR, Rabu (3/1/2021).

DPR ingin mendengarkan penjelasan secara detail penanganan korban dan hasil investigasi sementara yang sudah dikumpulkan Ditjen EBTKE Kementerian ESDM dan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), selaku pengembang PLTP tersebut.

"Kami ingin dijelaskan bagaimana pelaksanaan SOP dari sisi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), maupun dari kemungkinan terjadinya human error. Hal ini penting sebagai bahan evaluasi kita bersama agar dapat menghindari musibah ini di kemudian hari," kata Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto saat rapat dengar pendapat dengan Ditjen EBTKE di Kompleks Senayan Jakarta.

Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana dalam rapat dengan DPR tersebut mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap kejadian ini dan menyampaikan bela sungkawa mendalam kepada korban.

"Saya sudah mengirimkan surat resmi ke Pak Bupati (Mandailing Natal) soal pernyataan bela sungkawa Kementerian ESDM terkait kejadian pada 25 Januari 2021, yang berdampak pada masyarakat Desa Sibanggor Julu," ungkapnya, dikutip dari laman Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis.

Kronologi kejadian dugaan paparan gas H2S di Wellpad T PLTP Sorik Marapi Unit II adalah pada Senin (25/1/2021) pukul 11.30 WIB, dilakukan persiapan pembukaan sumur SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II 15 MW.

Lalu, pukul 12.00 WIB, tim welltest mulai membuka sumur SMP T-02 dan muncul kepulan fluida berwarna gelap dari ujung silencer serta bergerak secara horisontal ke area sawah dan ladang selama tiga menit.

Selanjutnya, muncul uap panas berwarna putih secara vertikal. Sekitar 10 menit kemudian, seorang warga menerobos masuk ke area wellpad dan meminta sumur ditutup karena beberapa warga pingsan di area sawah.

"SMGP segera menghentikan kegiatan well discharge dan melakukan evakuasi warga yang terdampak," ujarnya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Pelaku Pamer Payudara Di YIA Ditangkap Di Bandung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:46 WIB

Gunung Semeru Meletus, Warga Berlarian Panik

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:00 WIB
X