• Sabtu, 18 September 2021

Banjir Semarang, Kok Pompa Penyedot Tak Difungsikan?

- Minggu, 7 Februari 2021 | 14:30 WIB

 

INILAH, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapati pompa penyedot banjir yang tidak difungsikan karena masalah administratif saat melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Pompa Mberok di Kota Semarang, Minggu (7/2/2021).

Saat melakukan inspeksi di rumah pompa yang berada di Kawasan Kota Lama itu, Ganjar melihat upaya penyedotan banjir tidak optimal karena petugas hanya memfungsikan satu dari tiga pompa yang terpasang.

Ganjar pun langsung menanyakan kepada petugas mengapa dua pompa lain tidak difungsikan. "Itu belum dinyalakan karena masalah administratif Pak. Pekerjaannya belum diserahkan," kata petugas di Rumah Pompa Mberok.

Menanggapi jawaban dari petugas itu, Ganjar mengatakan bahwa mestinya tidak boleh ada masalah administratif yang menghambat penanganan banjir, apalagi dalam kondisi darurat seperti sekarang.

Gubernur kemudian menginstruksikan kepada petugas untuk memfungsikan semua pompa yang ada. Dia mengajak petugas masuk ke rumah pompa untuk menyalakan semua mesin pompa, namun gagal karena dikunci.

"Tapi saya minta hari ini dihidupkan. Saya minta nomor teleponnya, nanti saya cek harus sudah hidup," katanya.

Ganjar menekankan bahwa penanganan kondisi darurat membutuhkan kecepatan. Masalah-masalah yang menghambat penanganan banjir seperti kendala administratif dalam pengoperasian mesin pompa harus cepat ditangani, apalagi pompa di Rumah Pompa Mberok menjadi tumpuan dalam penanganan banjir di Kawasan Kota Lama.

"Ini kalau tidak segera surut, padahal hanya disedot dari situ, maka tidak boleh hanya karena administrasi itu menghambat. Saya minta tiga-tiganya digenjot dan mudah-mudahan hari ini tidak hujan lebat sehingga genangan bisa disedot," kata Gubernur.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Terkini

X