• Senin, 6 Desember 2021

Presiden Osebi: Sains dan Budaya Tak Lepas dari Pendidikan Karakter

- Minggu, 21 Februari 2021 | 20:15 WIB
Presiden Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (Osebi) Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd. (antara)
Presiden Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (Osebi) Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd. (antara)

INILAH, Jakarta - Presiden Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (Osebi) Dr Liliana Muliastuti MPd mengatakan pendidikan sains dan seni kepada siswa harus terikat atau tidak bisa lepas dari pendidikan karakter.

“Sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi manusia yang seutuhnya,” ujar Liliana dalam penutupan Festival Seni dan Budaya (FSB) 2021 secara daring yang dipantau di Jakarta, Ahad.

Pendidikan juga harus mengedepankan pendidikan berkebudayaan sehingga di sekolah siswa tidak hanya diasah kognitifnya saja tetapi juga budaya dan keragaman budaya Indonesia.

Dia menyambut baik pelaksanaan FSB 2021 yang diselenggarakan secara daring tersebut. Pelaksanaan kompetisi tersebut membuktikan bahwa pandemi bukan penghalang untuk terus berprestasi dan berkreasi.

“Tidak mudah, tetapi selalu ada kemudahan. Kreativitas peserta bertambah luar biasa dan juga ada pameran virtual yang dikemas dengan cukup baik,” jelas dia.

Kesungguhan siswa dari sejumlah sekolah di Tanah Air, lanjut dia, membuktikan generasi muda adalah generasi tangguh.

“Penting bagi siswa mengasah kemampuan sains dan bahasa. Bahasa adalah dasar dari logika dan matematika. Teratur tidaknya logika, tecermin dalam bahasa. Keterampilan mengutarakan gagasan dengan komunikasi yang baik,” terang dia lagi.

Dia juga menjelaskan bahwa kelisanan dan keaksaraaan menunjukkan perkembangan literasi di Tanah Air.

Ketua Panitia FSB 2021, RS Dwi Prajitno Wibowo mengatakan tema yang diangkat pada FSB kali ini yakni kreativitas menembus batas.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Terkini

X