• Selasa, 26 Oktober 2021

Ombudsman: Saatnya Penegak Hukum Selidiki Kasus "Hand Sanitizer"

- Rabu, 3 Maret 2021 | 21:00 WIB
Kepala Ombudsman perwakilan Sumbar Yefri Heriani di Padang. (antara)
Kepala Ombudsman perwakilan Sumbar Yefri Heriani di Padang. (antara)

INILAH, Padang - Ombudsman perwakilan Sumatera Barat menilai sudah saatnya aparat penegak hukum masuk lebih dalam menyelidiki dugaan penggelembungan harga pengadaan hand sanitizer di Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

"Merespons Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan Sumbar yang menemukan dugaan penggelembungan harga hand sanitizer hingga Rp4,9 miliar sudah saatnya penegak hukum bertindak," kata Kepala Ombudsman perwakilan Sumbar Yefri Heriani di Padang, Rabu.

Menurut dia jika membaca Laporan Hasil Pemeriksaan BPK dan menyimak persidangan pansus DPRD Sumbar soal anggaran Covid-19, maka nampak sekali ada indikasi untuk mengambil kesempatan, dengan dalih kedaruratan.

"Kelihatan sekali niat berbuat jahat, kami menduga sudah ada niat jahat sejak awal, dengan melibatkan rekanan dan juga keluarga," ujarnya.

Ia menilai ini bukan hanya soal penyimpangan pelayanan publik, atau maladministrasi dalam pengadaan barang dan jasa namun diduga kuat sudah korupsi.

"Karena itu proses hukum saja, lebih cepat lebih baik. Rasa keadilan publik di tengah derita Covid-19 yang sampai hari ini masih mendera, harus terobati dengan penegakan hukum yang adil, dan tegas," ujarnya.

Ombudsman juga sudah mendengar Polda Sumbar memanggil sejumlah pihak untuk diminta keterangan terkait dugaan penyelewengan anggaran Covid-19 tersebut termasuk Kejaksaan Tinggi telah melakukan proses pengumpulan barang bukti.

"Ini sudah sangat terang benderang. Kita berharap, penegak hukum bisa menuntaskan kasus ini sampai ke akar-akarnya, menemukan para pihak yang terlibat, yang bisa saja masih tersembunyi, belum terungkap dalam LHP BPK, atau Laporan Pansus DPRD," kata dia.

Ia berpendapat biasanya kejahatan seperti ini, bukan kerja sendiri-sendiri. Belum lagi, aliran dananya bisa saja mengalir kemana-mana.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Terkini

Heboh Pernyataan Gus Yaqut, Ini Kata Ketua Umum KNPI

Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:56 WIB
X