• Sabtu, 18 September 2021

Vaksinasi Covid-19 pada Lansia Jadi Upaya Melindungi Kelompok Berisiki

- Jumat, 5 Maret 2021 | 14:15 WIB
Ilustrasi/Antara Foto
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Jakarta- Khawatir dan takut akan efek samping dari vaksinasi COVID-19, membuat Niar (76) berpikir ulang untuk melakukan pendaftaran vaksinasi.

Ketakutan Niar beralasan, selain usianya yang sudah lanjut usia juga memilki penyakit penyerta yakni hipertensi. Ia khawatir vaksinasi COVID-19 justru memperburuk kondisi kesehatannyakesehatannya.

"Takutnya nanti setelah divaksinasi malah jadi sakit,” ujar Niar saat ditemui di Jakarta.

Berkali-kali anaknya membujuk untuk melakukan pendaftaran vaksinasi, berkali-kali pula dia menggeleng. Padahal anaknya sudah menjelaskan jika vaksinasi COVID-19 sangat diperlukan bagi yang berusia lanjut.

"Tunggu dulu, nanti kalau yang lain tidak kenapa-napa baru ikut disuntik (divaksinasi),” kata dia.

Lain Niar, lain pula Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo yang mendukung vaksinasi bagi lansia atau yang berumur di atas 60 tahun.

Apalagi, sebagian besar anggota organisasi yang bernaung di bawah Kowani berusia 60 tahun dan tetap produktif.

"Kami mendukung upaya pemerintah yang melakukan vaksinasi bagi lansia karena memang itu yang dibutuhkan lansia saat ini. Banyak perempuan anggota Kowani yang berusia di atas 60 tahun, tapi tetap aktif berorganisasi dan melakukan kegiatan sosial, yang tentu saja rentan terinfeksi COVID-19,” kata Giwo dalam program “Vaksinasi COVID 19 bagi Lansia : Bagaimana Implementasi di Lapangan” secara daring.

Para lansia, sebagian besar memiliki penyakit penyerta. Sehingga perlu diimbangi dengan tersediannya informasi yang jelas. Kowani memiliki komitmen membantu pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

X