• Sabtu, 16 Oktober 2021

Nadiem: Selancar PAK Permudah Dosen Kelola Angka Kredit

- Jumat, 5 Maret 2021 | 21:15 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan Selancar Penilaian Angka Kredit (PAK) mempermudah dosen dalam mengelola angka kredit.

“Kami telah mendengar keluhan bapak dan ibu dosen yang mengalami kesulitan mendapatkan informasi proses pengusulan kenaikan pangkat atau jabatan akademik. Maka, Kemendikbud, melalui Ditjen Dikti, meluncurkan aplikasi penelusuran proses pengajuan usulan kenaikan pangkat dosen, yakni Sistem Pelacakan Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK),” ujar Mendikbud, dalam peluncuran sejumlah layanan pendidikan tinggi secara virtual yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Selancar PAK adalah sistem digital untuk mempermudah para pengguna layanan PAK untuk jabatan lektor kepala dan profesor, mengetahui proses perjalanan usulannya dari mulai pengajuan sampai dengan proses penetapan PAK.

“Aplikasi itu dapat diunduh dan digunakan pada ponsel, sehingga memudahkan dosen mengetahui proses dan status usulan dan mendapatkan informasi melalui notifikasi email dan WhatsApp secara real time dan transparan,” ujar Nadiem.

Rektor Universitas Papua Meky Sagrim menyambut baik hadirnya aplikasi Selancar PAK bagi para dosen dan tenaga fungsional pendidikan tinggi.

Dosen dari Institut Agama Islam Negeri Palopo Baderiah berpendapat sistem penelusuran tersebut lebih memudahkan, karena dari rumah pihaknya dapat melacak progres pengajuan PAK. "Dengan aplikasi tracking PAK, dosen lebih termotivasi untuk berkarir,” ujar Baderiah.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam, mengatakan selain PAK, Kemendikbud juga meluncurkan Command Center dan Dashboard Indikator Kinerja Utama (IKU).

"Dengan Dasbor IKU, PTN bisa menilai kinerja instansi yang mereka pimpin dan merencanakan kinerja ke depan, sehingga mulai dari prosesnya sudah bisa dikelola, agar mencapai hasil sesuai target, " kata Nizam.

Dengan Dasbor IKU, pengawasan delapan IKU bisa berjalan sesuai rencana, dikelola dengan baik, dan kalaupun muncul hambatan, bisa diminimalisir.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Terkini

Gelombang Panas di Indonesia, BMKG: Itu Hoaks!

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:45 WIB
X