• Selasa, 26 Oktober 2021

BPPT Tekankan Kebaruan dan Perkuat Kemampuan Akuisisi Teknologi

- Senin, 8 Maret 2021 | 20:20 WIB
Kepala BPPT Hammam Riza. (antara)
Kepala BPPT Hammam Riza. (antara)

INILAH, Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menekankan aspek kebaruan dalam menghasilkan produk teknologi atau inovasi dan memperkuat kemampuan akuisisi teknologi untuk menjadi lembaga akuisisi teknologi maju seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo.

"Inovasi itu sendiri adalah kita memiliki kebaruan apakah lebih cepat, lebih ekonomis dan mampu diproduksi secara efisien, menggerakkan kita dari ekonomi berbasis efisiensi menjadi ekonomi berbasis inovasi," kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BPPT 2021, Jakarta, Senin.

Hammam menuturkan penguatan kemampuan akuisisi teknologi maju akan mendorong untuk memiliki kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia.

Sebagai contoh, pada saat ini, BPPT sedang mengembangkan drone untuk pengawasan seluruh kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka untuk mengejar teknologi itu, BPPT mengakuisisi teknologi yang sudah dikuasai oleh negara lain dan melakukan reverse engineering, namun tidak sekadar mengambil lisensi tetapi juga mampu mengembangkannya dengan lebih baik melalui proses-proses yang tertata rapi di dalam upaya mengejar hasil inovasi tersebut.

Menurut Hammam, menjadi pusat kecerdasan artifisial Indonesia memang harus menjadi garda depan dalam mengupayakan teknologi cerdas di dalam berbagai sektor.

"Jadi kalau smart technology didukung oleh smart sumber daya manusianya yang memang kita sudah dilatih dan didik untuk itu kami mengharapkan orkestrasi litbangjirap (penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan) itu justru akan sangat berperan di dalam upaya kita membangun keseluruhan teknologi cerdas bagi Indonesia," kata Hammam

Selain teknologi cerdas, orkestrasi litbangjirap juga diarahkan untuk menciptakan teknologi yang tepat guna, teknologi yang memberikan peningkatan nilai tambah, dan teknologi yang mampu mengatasi impor.

Di samping itu, kegiatan litbangjirap juga didorong untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri bukan sekedar hanya meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN) tapi mampu menguasai dan menjamin keberhasilan penerapannya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta BPPT dapat melakukan akuisisi teknologi maju demi mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Terkini

Heboh Pernyataan Gus Yaqut, Ini Kata Ketua Umum KNPI

Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:56 WIB
X