• Jumat, 17 September 2021

BSSN Gandeng Pihak Swasta Edukasi Modus Kejahatan Siber

- Selasa, 9 Maret 2021 | 19:45 WIB
Tenaga Ahli Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hokky Situngkir. (antara)
Tenaga Ahli Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hokky Situngkir. (antara)

INILAH, Jakarta - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama pihak swasta, yakni Huawei Indonesia dan Institut Teknologi Del (IT Del) Sumatera Utara memberikan edukasi keamanan siber kepada pelajar dan mahasiswa dengan tema "Memahami Modus Kejahatan Rekayasa Sosial Platform Digital dan Upaya Pencegahannya" dalam dalam gelaran "TechDay 2021", Selasa.

Acara yang merupakan implementasi nota kesepahaman antara Huawei Indonesia dengan IT Del dan BSSN itu dilanjutkan dengan workshop bertema "AI dan Big Data Teknologi untuk Penerapan Strategi Nasional Ekonomi Digital” serta “Seni Muslihat Siber.”

Tenaga Ahli Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hokky Situngkir dalam siaran pers, Selasa, mengatakan, "Webinar yang digagas Huawei dan IT Del ini saya percaya akan semakin relevan di masa-masa mendatang terutama manakala kita semua bergerak menuju ke digital. Banyak hal terkoneksi satu sama lain."

Hokky juga mengungkapkan bahwa masifnya penggunaan teknologi di matra sosial melalui upaya tindak kejahatan rekayasa sosial pada platform-platform digital juga perlu diantisipasi.

Oleh karena itu, agar masyarakat memahami upaya pencegahannya sehingga tetap dapat melakukan produktivitasnya dengan efisien dan aman, diperlukan dukungan edukasi yang intensif dari berbagai pihak.

“Untuk itu, kami memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan konsistensi Huawei Indonesia dalam mendukung BSSN meningkatkan literasi keamanan siber di kalangan akademik, serta mengembangkan kompetensi dan pengetahuan talenta masa depan Indonesia di bidang keamanan siber seperti yang hari ini dilakukan bersama IT Del,” ujarnya.

Lebih dari 2.000 pelajar SMA dan mahasiswa mengikuti gelaran yang menghadirkan pembicar Dosen IT Del Dr. rer.nat. Johannes H. Sianipar, Direktur Pengendalian Infomasi, Investigasi dan Forensik Digital, Bondan Widiawan S.Kom., M.Si, Direktur ICT Strategi dan Business Huawei Indonesia Mohamad Rosidi, Dosen Politeknik Siber dan Sandi Negara Arif Rahman Hakim S.ST.,M.M, M.Eng dan Senior Consultant and Learning Facilitator Huawei Simon Tsang.

Konsistensi dan keseriusan untuk mengembangkan kompetensi SDM digital masa depan Indonesia oleh Huawei dan BSSN mendapatkan sambutan positif dari Rektor IT Del, Prof. Ir. Togar M. Simatupang M. Tech., Ph.D.

"Kolaborasi ini juga bermanfaat bagi dunia pendidikan seperti IT Del dalam melahirkan talenta-talenta digital potensial yang mampu memenuhi kebutuhan industri. Apresiasi yang tinggi kami sampaikan untuk Huawei Indonesia,” kata dia.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Terkini

X