• Jumat, 17 September 2021

Kecelakaan Maut Tanjakan Cae, Kadishub Jabar: Indikasi Awal, Pemahaman Pengemudi soal Rute

- Kamis, 11 Maret 2021 | 13:35 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat tengah mengumpulkan sejumlah data dan fakta terkait kecelakaan bus maut di Tanjakan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021) malam.

Terdapat sejumlah indikasi terkait penyebab kecelakaan tersebut, salah satunya pemahaman sopir bus tentang kondisi Tanjakan Cae yang merupakan bagian dari jalur alternatif Malangbong-Sumedang tersebut.

Kepala Dishub Jabar Hery Antasari di lokasi kejadian mengatakan pihaknya bersama kepolisian, Ditjen Hubdat, KNKT, dan Jasa Raharja tengah melakukan rekonstruksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Indikasi awal, pemahaman pengemudi soal rute," ungkap Hery, Kamis (11/3/2021).

Menurut dia, untuk bus pariwisata tidak melintasi jalur di Tanjakan Cae secara reguler. Terlebih, Hery melanjutkan, di Jabar ini cukup banyak jalur yang serupa dengan Tanjakan Cae. Bahkan, dengan kondisi yang lebih parah seperti Tanjakan Panganten di Kabupaten Garut dan Tanjakan Emen di Kabupaten Subang.

"Biasanya, jika pengemudi memiliki pemahaman soal rute, mereka bisa mengantisipasi (kecelakaan)," jelasnya.

Namun, Hery menekankan bahwa hal itu baru sebatas indikasi. Sejumlah indikasi penyebab lainnya kini tengah diselidiki, mulai dari kondisi kendaraan hingga kontur jalan yang memang dikenal rawan kecelakaan itu.

"Jadi, selain faktor pemahaman pengemudi soal rute, kondisi kendaraan hingga kontur jalan pun kita evaluasi. Setelah olah TKP, nanti ada FGD baru disimpulkan dan diumumkan (penyebab kecelakan)," katanya.

Adapun hasil olah TKP sendiri, dia menyampaikan, bakal menjadi bahan evaluasi pihaknya dan instansi terkait lainnya dalam mengambil langkah antisipasi. Hal ini dilakukan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Terkini

X