• Senin, 6 Desember 2021

Capres Milenial, Bukan Lu Lagi Lu Lagi

- Senin, 22 Maret 2021 | 08:00 WIB

KAUM muda tak mau Pilpres 2024 jadi 4L: lu lagi lu lagi. Wajah baru, termasuk Ridwan Kamil, jadi pilihan mereka.

Banyak lembaga survei menyatakan elektabilitas Anies Baswedan melorot. Tapi, Gubernur DKI Jakarta itu ternyata punya ceruk suara sendiri. Mereka adalah kalangan anak muda, kaum milenial.

Begitulah hasil telisik lembaga survei Indikator Politik Indonesia. Mereka melakukan survei nasional terhadap suara anak muda pada 4-10 Maret lalu. Anak muda yang dimaksud adalah mereka yang berusia 17-21 tahun.  Jumlahnya 1.200 responden.

Survei dilakukan dengan menggunakan kontak telepon. Mereka diacak dari kumpulan survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.

Dengan asumsi metode simpel random sampling, ukuran sampel 1.200 repsoden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasilnya? Berbeda dengan telisik lembaga survei lain secara umum, maka anak muda menginginkan perubahan wajah dalam kontestasi Pilpres 2024 sekaligus pemimpin nasional nantinya. Politisi lama, old crack, nyaris tak laku lagi.

Termasuk Prabowo Subianto. Politisi Gerindra yang sudah tiga kali kalah dalam kontestasi Pilpres itu, tak masuk hitungan utama anak muda. Padahal, rata-rata lembaga survei yang melakukan telisik umum, menyebutkan elektabilitas Prabowo masih paling tinggi di antara politisi lainnya.

Anak muda menginginkan wajah baru sebagai pemimpin nasional. Anies Baswedan menjadi pilihan terbanyak di antara 17 nama lainnya yang disodorkan Indikator.

“Di antara 17 nama yang paling tinggi secara absolut yang tertinggi itu Anies Baswedan,” kata Direktur Eksekutif Indikator Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam acara zoom meeting Rilis Survei Indikator: Suara Anak Muda tentang Isu-isu Sosial, Politik Bangsa, Minggu (21/3).

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Terkini

X