• Jumat, 22 Oktober 2021

KPK Konfirmasi Andi Sudirman Berbagai Proyek Pengadaan di Sulsel

- Selasa, 23 Maret 2021 | 23:30 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengenai berbagai proyek pengadaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

KPK, Selasa, memeriksa Andi Sudirman sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah (NA) dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

"Didalami pengetahuan yang bersangkutan diantaranya mengenai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) selaku wakil gubernur dan berbagai proyek pengadaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Diketahui, Andi Sudirman saat ini menjabat sebagai Plt Gubernur Sulsel pasca Nurdin Abdullah ditangkap dan kemudian ditetapkan tersangka oleh KPK.

Usai diperiksa, Andi Sudirman mengaku dikonfirmasi terkait prosedur menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Ya intinya lebih banyak ke prosedur tentang internal menjalankan APBD dan sebagainya," kata dia.

Selain itu, ia juga sempat dikonfirmasi soal proyek pengadaan di Pemprov Sulsel. "Ya faktanya kami pengadaan saja, bukan prosedurnya kan," ungkap dia.

Selain Andi Sudirman, KPK juga memeriksa dua saksi lainnya untuk tersangka Nurdin dan kawan-kawan, yakni dua wiraswasta masing-masing Andi Gunawan dan Thiawudy Wikarso.

Untuk saksi Andi Gunawan, penyidik mengonfirmasi berbagai proyek yang dikerjakan oleh saksi sebagai salah satu kontraktor di Sulsel. Sementara saksi Thiawudy didalami pengetahuannya terkait dugaan adanya aliran sejumlah dana ke tersangka Nurdin.

Sementara satu saksi tidak memenuhi panggilan, yakni wiraswasta Petrus Yalim. Ali mengatakan terhadap yang bersangkutan dijadwalkan kembali pemanggilannya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Pemerintah Tak Melarang Warga Merayakan Maulid Nabi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:30 WIB
X