• Minggu, 28 November 2021

Kadisdik Jatim: PPDB 2020 dan 2021 Berbeda

- Selasa, 6 April 2021 | 22:45 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi. (antara)
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi. (antara)

"Hal baru terjadi untuk SMK. Tahun lalu tidak ada zonasi di SMK maka tahun ini diberlakukan zonasi yang kuotanya sebanyak 10 persen. Hal itu termaktub dalam Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB," tuturnya.

"Untuk 2021 ini ada jalur zonasi. Kuotanya sebanyak 10 persen maksimal. Sehingga yang jalur prestasi akademik semakin besar yaitu 65 persen. Afirmasi, prestasi dan perpindahan orang tua sama dengan SMA," kata WW menambahkan.

Wahid juga menjelaskan tentang surat keterangan domisili pada 2021 diperketat, dan surat hanya diberikan pada kondisi tertentu, yakni apabila tertimpa bencana alam lalu bencana sosial seperti pengungsi dari Sampang.

"Covid-19 tidak termasuk bencana alam dan sosial, tapi termasuk bencana non-alam sehingga tidak termasuk perpindahan tugas orang tua," tuturnya.

Sementara itu, jumlah lulusan MTs dan SMP se-Jawa Timur mencapai 579.599 siswa, sedangkan kapasitas SMA dan SMK hanya 37 persen.

Dengan kondisi itu, Wahid menyadari kebijakan apapun patut dimaklumi tidak bisa memuaskan semua pihak. "Tapi kebijakan kami ambil yang terbaik dan menampung semua aspirasi," ucapnya. (antara)

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Jelang Nataru, MenPAN-RB Larang ASN Cuti Akhir Tahun

Minggu, 28 November 2021 | 13:30 WIB

Anies Baswedan Buka Suara Soal Sebutan Kadrun, Marah?

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB
X