• Jumat, 22 Oktober 2021

India Embargo Ekspor Vaksin, Netty: Target 1 Juta Dosis Perhari Semakin Sulit Dicapai

- Selasa, 6 April 2021 | 11:35 WIB

 

INILAH, Jakarta - Pemerintah India melakukan embargo ekspor vaksin COVID-19 AstraZeneca akibat kasus COVID-19 melonjak di negara tersebut. Akibatnya, negara ini tidak akan mengirim vaksin AstraZeneca ke WHO dan GAVI. Embargo ekspor vaksin COVID-19 oleh India berdampak pada menurunnya jumlah ketersediaan vaksin nasional.

 

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah segera melakukan langkah taktis demi menjamin ketersediaan vaksin nasional.

 

"Saya meminta pemerintah segera mengambil langkah taktis agar dapat segera memenuhi jumlah kebutuhan vaksin nasional. Kalau pemerintah lambat, maka tujuan herd immunity sulit untuk kita capai. Jika pabrik India tidak memungkinkan, maka pemerintah harus melakukan negosiasi ke pabrik-pabrik AstraZeneca lainnya, seperti pabrik yang ada di Thailand," kata Netty dalam keterangan medianya, Selasa (06/04/2021).

 

Ketua Tim COVID-19 Fraksi PKS ini khawatir Indonesia mengalami kekosongan vaksin usai adanya embargo tersebut.

 

Halaman:

Editor: tantan

Terkini

Pemerintah Tak Melarang Warga Merayakan Maulid Nabi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:30 WIB
X