• Jumat, 21 Januari 2022

Kombinasi Energi Baru Terbarukan Dapat Meningkatkan Efisiensi Listrik

- Senin, 19 April 2021 | 17:20 WIB
Ilustrasi (Antara)
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Jakarta - Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Soedibyo berhasil mengombinasikan rangkaian energi baru terbarukan untuk meningkatkan efisiensi listrik di daerah terpencil melalui pemanfaatan sumber energi lokal, seperti matahari dan angin.

"Beberapa daerah terpencil tidak bisa dialiri jaringan listrik lantaran sulit terjangkau, sehingga diperlukan sumber listrik yang bisa didapatkan dari energi lokal ramah lingkungan," katanya dalam keterangan pers yang dikutip dari laman ITS di Jakarta, Senin.

Soedibyo memandang pemanfaatan energi baru terbarukan saat ini masih dinilai kurang efisien karena ketersediaannya tidak bisa konstan secara terus-menerus dan penggunaannya juga tidak menentu di masyarakat.

Ketika cuaca mendung, sumber energi matahari siang jadi terhambat karena radiasinya terhalang awan dan uap air.

"Kami merangkai kombinasi sumber energi baru terbarukan, yaitu matahari, angin, dan hidrogen supaya dapat menghasilkan listrik yang konstan dan efisien," kata Soedibyo.

Dia menyebutkan beberapa komponen yang ada dalam rangkaian tersebut, antara lain panel surya sebagai penghasil listrik dari sinar matahari dan turbin angin sebagai penghasil listrik bertenaga angin.

Komponen kombinasi selanjutnya ada elektrolizer yang dapat mengubah air menjadi hidrogen, fuel cell yang bisa menghasilkan listrik dari hidrogen, penyimpanan hidrogen, dan pengubah arus listrik.

Prinsip kerja rangkaian itu adalah ketika listrik yang dihasilkan dari panel surya dan turbin angin lebih besar dari beban atau keperluan listrik masyarakat, maka kelebihan listrik akan digunakan oleh elektrolizer untuk menghasilkan air dari hidrogen.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 1998, rangkaian tersebut memiliki efisiensi 50-60 persen. Saat ini, rangkaian tersebut masih berupa prototipe dan telah dilakukan pengujian dalam skala laboratorium.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Tiba di Indonesia, 87 Jamaah Umrah Terpapar Covid-19

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:15 WIB

Kurikulum Nasional Akan Dikaji Ulang di 2024

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:17 WIB

Polisi Tangkap Semua Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:59 WIB
X