• Kamis, 28 Oktober 2021

Megawati Canangkan Gerakan Budaya Siaga Bencana yang Diinisiasi BMKG

- Jumat, 23 April 2021 | 20:45 WIB
Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri mencanangkan dan meresmikan Gerakan budaya siaga bencana yang diinisiasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (antara)
Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri mencanangkan dan meresmikan Gerakan budaya siaga bencana yang diinisiasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (antara)

INILAH, Jakarta - Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri mencanangkan dan meresmikan Gerakan Budaya Siaga Bencana yang diinisiasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) demi meningkatkan komitmen seluruh penyelenggara negara serta masyarakat akan sadar bencana.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya mengakhiri sharing saya mengenai bencana, maka Gerakan budaya siaga bencana ini dicanangkan. Supaya tak sekedar jadi slogan, supaya segera dilaksanakan," kata Megawati Soekarnoputri, di Jakarta Jumat.

Megawati menyampaikannya ketika hadir secara virtual dalam peluncuran gerakan yang dilaksanakan di auditorium BMKG, di Jakarta Pusat.

Megawati Soekarnoputri menyatakan dirinya meyakini bahwa menghadapi bencana dan meminimalisasi kerusakan bisa dilakukan asal semuanya mau bergotong-royong.

Dia lalu menceritakan pengalaman Jepang, pemerintah dan rakyatnya selalu belajar untuk siap menghadapi bencana. Sejumlah hal detail diperhatikan, kata Megawati, hingga soal tas ransel, alarm siaga, dan jalur evakuasi.

Siaga bencana juga mencakup penelitian mendalam soal jenis-jenis bencana yang mungkin hadir. Hingga kata dia, bagaimana memperbaiki manajemen bantuan pasca bencana yang lebih baik.

"Maksud saya, mari kita gotong royong mengubah berbagai hal. Satu adalah tata ruang, kedua, urusan data gunung yang belum bisa sinkron," kata Megawati.

Menurut Megawati, harus ada tindak lanjut dari pencanangan tersebut, soal bagaimana menolong rakyat, harus ada pelajaran dan simulasi sebelum bencana agar terbentuk kesiapsiagaan.

Hadir sejumlah pejabat tinggi negara di acara itu, di antaranya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BNPB Doni Monardo, Kepala Basarnas Marsda (TNI) Henri Alfiandi, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko, dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Heboh Pernyataan Gus Yaqut, Ini Kata Ketua Umum KNPI

Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:56 WIB
X