• Selasa, 17 Mei 2022

Koalisi Partai Politik Islam, Alternatif atau Kontraproduktif?

- Minggu, 25 April 2021 | 13:30 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

Oleh karena itu adanya partai-partai politik Islam secara otomatis akan didukung oleh umat Islam. Apalagi ditambah dengan perspektif teologis, di mana perlunya alat perjuangan untuk mewujudkan aspirasi Islam. Dengan konteks ini maka antara faktor sosiologis dan teologis bertemu, saling mengisi dan menunjang satu sama lain.

3. Faktor historis

Dalam sejarah di Indonesia Islam merupakan suatu kekuatan yang sangat berperan dalam perlawanan menentang penjajah. Islam pada masa itu merupakan salah satu garda terdepan dalam mengusir penjajahan.

Dalam rangka mengusir penjajahan tersebut diperlukan alat organisasi sebagai penyatu aspirasi dan tujuan. Maka tercatatlah berdirinya Sarekat Islam (SI), organisasi pertama kekuatan politik yang anggota terbanyak di antara organisasi-organisasi pergerakan lainnya.

4. Faktor reformasi

Reformasi yang dipelopori oleh mahasiswa dalam menumbangkan rezim Orde Baru melahirkan era kebebasan.

Dalam era ini setiap kelompok atau golongan diberi kesempatan untuk menyalurkan atau membentuk partai politik sesuai asas dan aspirasi politiknya. Kesempatan ini tampaknya tidak disia-siakan oleh para elite politik, termasuk elite politik Islam untuk mendirikan partai politik.

Empat faktor sejarah berdirinya partai-partai Islam era reformasi yang disebutkan Lili Romli itu, boleh jadi menjadi landasan sekaligus tujuan wacana koalisi partai-partai Islam yang dicetuskan elite PPP dan PKS, termasuk Yusril.

Namun demikian tentu saja selalu ada sisi pragmatis dalam politik. Dari sisi ini setiap koalisi dicetuskan untuk menggalang kekuatan, setidaknya dalam memenuhi ambang batas pencalonan Presiden atau Presidential Threshold, serta terkait kalkulasi dukungan politik untuk memenangi Pilpres.

Tujuan utama mengikuti Pilpres adalah kemenangan untuk meraih kekuasaan, dengan demikian partai politik dapat menerapkan visi misinya untuk menyejahterakan rakyat serta membangun bangsa dan negara.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

X